Gara-gara Tolak Jabat Tangan di Akhir Pertandingan, Jorginho Banjir Kecaman
JAKARTA, investortrust.id – Keputusan Jorginho untuk menolak bersalaman dengan Jamaal Lascelles setelah kekalahan Arsenal dari Newcastle United dalam pertandingan Liga Premier Inggris akhir pekan lalu menimbulkan pertanyaan tentang sportivitasnya.
Kemenangan Newcastle diwarnai dengan gol kontroversial Anthony Gordon di babak kedua. Arsenal mengajukan protes atas keputusan wasit yang mengesahkan gol tersebut. Mereka mengklaim bahwa bola telah keluar lapangan sebelum umpan Joe Willock ke kotak penalti.
Meski Video Assistant Referee (VAR) akhirnya memutuskan bahwa gol itu sah, proses pemeriksaan memakan waktu lama. Setelah pertandingan, Arsenal masih belum sepenuhnya menerima keputusan tersebut. Jorginho, yang menjadi kapten tim, tampaknya masih emosional.
Baca Juga
Ousmane Dembele Beri Penjelasan Mengapa Pindah dari Barcelona ke PSG
Saat Jamaal Lascelles, sebagai sesama kapten tim, mencoba untuk bersalaman dengan Jorginho, gelandang Arsenal itu menolaknya. Sikap ini dianggap tidak pantas karena seorang pemimpin harus menunjukkan sportivitas.
“Saya senang bahwa kami bisa mengalahkan mereka. Kapten mereka, Jorginho, menolak untuk bersalaman dengan saya setelah pertandingan,” ujar Jamaal Lascelles, dilansir Mirror.
“Saya merasa marah. Itu tidak benar. Saya tidak pernah menolak untuk bersalaman dengan kapten lawan. Itu adalah hal yang tak mungkin terjadi. Seberapa pun perdebatan yang terjadi di lapangan, salam perpisahan setelah pertandingan harus dijunjung, karena itu merupakan bagian dari olahraga."
“Apa pun yang terjadi di lapangan, apakah itu pertengkaran atau situasi lainnya, sportivitas dan salam perpisahan setelah pertandingan adalah hal yang harus dihormati. Dia tidak melakukannya, jadi saya merasa senang bahwa kami bisa mengalahkan mereka. Pemain yang menunjukkan sikap seperti itu tidak bisa diterima,” pungkas Jamaal Lascelles.
Baca Juga
Lawan Inter Milan di Liga Champions, RB Salzburg Tidak Takut

