Studi Menyebutkan Kucing Mliki 276 Ekspresi Wajah
JAKARTA, investortrust.id -- Hewan peliharaan, termasuk kucing, memiliki cara unik untuk berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain, meskipun secara berbeda dengan cara komunikasi manusia. Menariknya, sebuah penelitian terbaru dari tim riset Universitas California, Los Angeles (UCLA) mengungkap berbagai jenis ekspresi wajah yang digunakan oleh kucing dalam interaksi sosial mereka.
Dalam penelitian tersebut, tim berhasil mengidentifikasi 276 ekspresi wajah yang berbeda pada kucing yang menjadi fokus penelitian mereka. Menariknya, hasil ini mengungkap bahwa kucing memiliki keragaman ekspresi yang hampir sebanding dengan simpanse, yang diketahui memiliki sekitar 357 ekspresi wajah berbeda.
Proyek ini dipimpin oleh ilmuwan Lauren Scott, yang menghabiskan waktu di sebuah kafe amal kucing di California selama Agustus hingga Juni. Selama masa observasi, para ilmuwan ini berhasil merekam sekitar 194 menit ekspresi wajah kucing yang ditujukan kepada sesama kucing.
Data yang terkumpul kemudian dianalisis oleh Brittany Florkiewicz, seorang psikolog evolusi yang telah mengkhususkan diri dalam studi tentang emosi dan perilaku spesies hewan tertentu. Analisis mereka mengungkap bahwa setiap ekspresi wajah kucing terdiri dari beragam kombinasi dari 26 gerakan wajah unik, seperti perubahan mulut, pupil mata yang melebar atau menyempit, gerakan kumis, dan posisi telinga.
Menariknya, hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 45% dari ekspresi wajah kucing cenderung bersifat ramah, sementara 37% lainnya menunjukkan kecenderungan agresif atau marah, dan 18% sisanya merupakan campuran dari kedua jenis ekspresi tersebut.
Beberapa ekspresi wajah yang dianggap ramah pada kucing, seperti ketika mereka menarik mulut ke belakang dan membuka rahang sehingga terlihat seperti senyuman atau tawa, menyerupai pola ekspresi yang sering dilakukan oleh manusia, anjing, monyet, dan hewan lainnya.
Meskipun tujuan pasti dari ekspresi wajah kucing tersebut belum sepenuhnya dipahami, para peneliti berharap temuan ini dapat memberikan wawasan baru bagi pemilik hewan peliharaan dalam merawat dan memahami interaksi kucing dengan lebih baik.(CR-12)

