Respons Unik Presiden UEFA Aleksander Ceferin Soal Liga Super Eropa
NYON, investortrust.id – Presiden UEFA Aleksander Ceferin merespons keputusan Pengadilan Eropa yang mengizinkan bergulirnya Liga Super Eropa dengan santai. Dia yakin kompetisi antarklub sempalan Liga Champions itu tidak akan terwujud.
Pengadilan Eropa baru saja menyetujui penyelenggara Liga Super Eropa dengan menyebut FIFA dan UEFA menyalahgunakan posisi dominan. Putusan tersebut secara praktis berarti FIFA dan UEFA tidak dapat melarang atau menghukum klub dan pemain yang terlibat dalam turnamen yang diselenggarakan di luar yurisdiksi mereka.
Keputusan itu langsung mendapatkan respons UEFA. Apalagi setelah perusahaan di balik Liga Super Eropa, A22, memperkenalkan format baru dengan mengatakan turnamen akan dibagi menjadi tiga liga.
Baca Juga
Pengadilan Eropa Izinkan Liga Super Eropa, Eks Petinggi Juventus Beri Respons Unik
“Saya menyaksikan apa yang disebut presentasi A22. Sulit untuk memutuskan apakah anda harus terkejut atau terhibur dengan pertunjukan tersebut. Bahkan, lebih tertutup dari edisi 2021 yang ditolak semua orang,” ujar Aleksander Ceferin, dilansir Football Italia.
“Kami tidak akan mencoba menghentikan mereka. Mereka dapat menciptakan apa pun yang mereka inginkan. Saya harap mereka memulai kompetisi fantastis mereka sesegera mungkin, dengan dua klub. Saya harap mereka tahu apa yang mereka lakukan. Tapi, saya tidak yakin tentang itu,” ungkap Aleksander Ceferin.
Raksasa La Liga Barcelona dan Real Madrid adalah dua klub yang masih secara resmi terlibat dalam kompetisi tersebut, karena Juventus memulai proses penarikan diri pada Juli 2023. Juventus semakin menjauh dari turnamen yang memisahkan diri tersebut sejak Andrea Agnelli mengundurkan diri sebagai presiden klub pada November 2022.
Baca Juga
Newcastle United Dedikasikan Pertandingan Lawan Luton Town untuk Tom Lockyer

