Tak Boleh Dikonsumsi setelah Bangun Tidur, Ini Waktu Terbaik Minum Kopi
JAKARTA, investortrust.id - Kopi tidak hanya sekadar minuman penyemangat, tetapi juga memiliki hubungan yang erat dengan ritme tubuh dan kebutuhan energi. Meskipun banyak yang merasa kopi dapat diminum kapan saja, namun sebenarnya ada ilmu pengetahuan di balik waktu terbaik untuk minum kopi.
Entah kalian ingin memulai hari dengan semangat yang baru atau ingin mengurangi berat badan. Berikut adalah beberapa momen yang bisa dijadikan panduan dalam menikmati kopi:
Baca Juga
Waktu Tepat untuk Minum Kopi di Pagi Hari
Menurut penelitian dari National Library of Medicine, kortisol membantu tubuh tetap waspada dan fokus, serta mengatur metabolisme, respons sistem kekebalan, dan bahkan tekanan darah. Setiap pagi, kadar kortisol kalian secara alami meningkat dan mencapai puncaknya sekitar 30 menit setelah bangun tidur.
Seperti yang kita tahu, kopi memiliki kafein yang tentunya dapat meningkatkan kadar kortisol. Nah, peningkatan kadar kortisol dalam jangka waktu lama dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh. Jika kortisol sudah tinggi setelah bangun tidur, minum kopi secara teori dapat meningkatkan efek berbahayanya.
Penelitian kecil yang dikutip dari National Library of Medicine pada 2005 menarik perhatian terkait toleransi terhadap lonjakan hormon kortisol yang disebabkan oleh kafein. Studi ini menunjukkan bahwa seiring waktu, tubuh dapat mengembangkan kecenderungan untuk menyesuaikan diri dengan efek kafein terhadap produksi kortisol.
Hal ini menunjukkan bahwa respon tubuh terhadap kafein dapat mengalami perubahan seiring waktu dengan adanya toleransi yang berkembang terhadap efek hormon ini. Namun, ukuran dan signifikansi dari toleransi ini bisa bervariasi antarindividu dan perlu dipahami lebih lanjut melalui penelitian lanjutan.
Waktu terbaik untuk minum kopi adalah pada pertengahan hingga akhir pagi hari, ketika kadar kortisol telah turun kembali. Misalnya, jika kamu bangun jam 7 pagi, lebih baik untuk meminum kopi antara jam 10 pagi dan siang hari.
Waktu Terbaik untuk Minum Kopi di Malam Hari
Menurut American Academy of Sleep Medicine, efek stimulasi kafein dari kopi bisa bertahan antara 3 hingga 5 jam, meskipun hal ini dapat bervariasi dari orang ke orang. Menariknya, sekitar setengah dari total kafein yang dikonsumsi dapat tetap berada di tubuh selama 5 jam setelah minum kopi.
Jika menginginkan tidur cepat, minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur dapat mengganggu kualitas tidur. Hal ini karena efek stimulan kafein dapat membuat sulit bagi kalian untuk tidur dengan nyenyak.
Sebuah penelitian kecil dari J Clin Sleep Med. pada 2013 merekomendasikan untuk menghindari konsumsi kafein minimal 6 jam sebelum tidur. Menyesuaikan konsumsi kafein dengan jarak waktu sebelum tidur dapat membantu menjaga pola tidur kalian tetap teratur. Pertimbangkan untuk beralih ke kopi tanpa kafein atau mencoba minuman seperti teh herbal sebagai alternatif yang lebih 'ramah' terhadap kualitas tidur.
Baca Juga
Menurunkan Berat Badan dengan Kopi
Penelitian dari jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition memberikan informasi yang menarik tentang manfaat mengonsumsi kopi berkafein terhadap penurunan indeks massa tubuh (BMI), berat badan, dan lemak tubuh. Studi tersebut menyoroti potensi positif kafein dalam kopi untuk mendukung upaya penurunan berat badan.
Kafein dalam kopi diyakini dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan meningkatkan oksidasi lemak, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada penurunan berat badan dan lemak tubuh. Namun, efek ini mungkin bervariasi.
Namun penelitian masih terbatas, apakah minum kopi sebelum atau sesudah makan memiliki dampak terbesar pada penurunan berat badan. Kemungkinan besar meminum secangkir kopi di antara waktu makan besar dapat mengurangi keinginan ngemil. Meskipun merupakan klaim yang populer, beberapa penelitian tidak mendukung kopi sebagai penekan nafsu makan.

