Inter Milan Kandas, Italia Kehabisan Stok di Liga Champions Musim ini
MADRID, investortrust.id – Klub-klub Italia bertumbangan di Liga Champions musim ini. Terakhir, Inter Milan harus terhenti di babak 16 besar setelah disingkirkan Atletico Madrid di Estadio Wanda Metropolitano, Kamis (14/3/2024) dini hari WIB.
Inter Milan tandang ke Atletico Madrid dengan bekal kemenangan 1-0 pada leg pertama di Stadio Giuseppe Meazza. I Nerazzurri bisa menjauhkan agregat setelah unggul 1-0 pada menit ke-33 melalui aksi Nicolo Barella.
Namun, dua menit berselang, Atletico Madrid bisa menyamakan kedudukan lewat Antoine Griezmann. Selanjutnya, pada pada menit ke-87, Memphis Depay mencetak gol untuk membuat skor 2-1 atau agregat 2-2.
Kekalahan Inter Milan akhirnya ditentukan adu penalti. Pada babak tos-tosan, Atletico Madrid menang 3-2. Tiga eksekutor Inter Milan gagal. Sementara hanya Saul penendang Atletico Madrid yang tidak mampu mencetak gol.
Baca Juga
Termasuk Eks Striker Lazio Miroslav Klose, Inilah 3 Calon Pengganti Maurizio Sarri
“Ini sulit, sangat sulit. Kami mempunyai beberapa peluang bagus untuk mencetak lebih banyak gol. Tapi, kami tidak memanfaatkannya. Pada level ini seperti ini. kedua belah pihak mempunyai peluang, detail kecil membuat perbedaan,” ujar Yann Sommer kepada Amazon Prime Video Italia.
Dengan kekalahan ini, Serie A tidak memiliki wakil di Liga Champions lagi. Sebab, sebelumnya satu persatu wakil Italia bertumbangan. AC Milan menjadi tim pertama yang gagal saat kandas di fase grup.
Kemudian, Napoli dan Lazio menyusul. Napoli dihentikan Barcelona dan Lazio menyerah dari Bayern Muenchen. Sama seperti Inter Milan, kedua tim juga gagal di babak 16 besar.
Artinya, puasa gelar tim Italia di Liga Champions berlanjut. Sudah 14 musim berlalu sejak Inter Milan meraih gelar juara pada 2009/2010 setelah mengalahkan Bayern Muenchen 2-0. Setelah itu, tim Italia sempat tiga kali ke final, yaitu 2014/2015, 2016/2017, dan 2022/2023. Tapi, semuanya kalah.
Selama 13 musim terakhir, wakil Spanyol mendominasi dengan meraih tujuh gelar juara melalui Real Madrid dan Barcelona. Selanjutnya, Inggris dengan empat gelar lewat Chelsea, Liverpool, dan Manchester City. Ada juga Jerman yang meraih dua gelar oleh Bayern Muenchen.
“Tentu saja kami kecewa, kami tersingkir dari Liga Champions setelah kekalahan yang sangat berat. Tapi, kami mempunyai tim yang sangat bagus. Kami harus tetap semangat dan bergerak maju,” pungkas Yann Sommer.
Baca Juga
Juergen Klopp Klarifikasi Rumor Michael Edwards Bujuk Dirinya Bertahan di Liverpool

