Jaga Warisan Budaya, Ini Instruksi Menparekraf kepada IndoFringe
JAKARTA, investortrust.id - Penyelenggaraan IndoFringe@Sekolah Tahun 2023 yang diinisiasi oleh IndoFringe menuai apresiasi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno. Pasalnya, program tersebut dinilai Sandi berkontribusi positif mempersiapkan generasi muda untuk turut meningkatkan kapasitas ekonomi kreatif nasional.
"Ekonomi kreatif yang terdemokratisasi dan terdistribusi di tingkat anak muda terutama di IndoFringe@Sekolah ini melibatkan SMA/SMK tahun 2023 di Jakarta, manfaatnya bagi mereka adalah meningkatkan pengetahuan ekonomi kreatif sedini mungkin dan menggeliatkan agar mereka bisa mengelola event-event festival sendiri," ucap Sandi seusai memberikan penghargaan IndoFringe@Sekolah di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (26/02/2024).
Penyelenggaraan IndoFringe@Sekolah tahun 2023 telah melibatkan 218 sekolah, 396 pertunjukan, 1.327 talenta, 207 pameran booth serta 11.527 pengunjung. Setelah hanya dilangsungkan di DKI Jakarta, Menparekraf Sandi Uno berharap pelaksanaan IndoFringe@Sekolah akan diperluas tahun 2024.
Baca Juga
Jaring 1.327 Talenta, IndoFringe@Sekolah Diapresiasi Menparekraf
"Tahun ini diperluas ke 20 kota dan diharapkan akan menarik 500 sekolah, jadi ada sekitar 20-25 sekolah per kota yang akan tergabung," terangnya.
Menparekraf juga memberikan instruksi khusus kepada IndoFringe sebagai inisiator kegiatan tersebut. Sandi berharap IndoFringe@Sekolah dapat menjadi wadah generasi muda untuk terus mengembangkan budaya agar tidak punah tergerus zaman.
"Jadi saya instruksikan IndoFringe memilih satu sekolah di Majalengka yang memfestivalkan Tari Topeng. Jangan sampai ini punah karena ketidakmampuan kita menciptakan generasi muda yang tetap mencintai Tari Topeng,” ucap Sandi.
Baca Juga
Lebih lanjut menurut Sandi, IndoFringe menjadi salah satu strategi Kemenparekraf RI untuk memastikan tidak ada kepunahan warisan seni budaya.

