Rekor Baru! Brighton and Hove Albion Raup Rp 2,4 Triliun pada Musim 2022/2023
BRIGHTON, investortrust.id – Brighton and Hove Albion mencatatkan rekor pendapatan untuk musim 2022/2023. The Seagulls meraup 122,8 juta Poundsterling (Rp 2,4 triliun).
Brighton and Hove Albion bukan klub besar di Inggris atau Eropa. Tim asuhan Roberto de Zerbi tergolong tim medioker yang angin-anginan. Kadang mereka mencatat prestasi bagus. Tapi, di lain waktu bisa sangat jelek.
Namun, dalam urusan mencari pendapatan, Brighton and Hove Albion ahlinya. Mereka baru saja mengumumkan pendapatan untuk musim 2022/2023. Jumlahnya luar biasa karena menjadi rekor terbesar dalam sejarah mereka di kompetisi sepak bola Inggris.
Dalam rilis resminya, Brighton and Hove Albion mengumumkan pendapatan 122,8 juta Poundsterling (Rp 2,4 triliun). Angka ini meningkat sangat drastis dari pendapatan 24,1 juta Poundsterling (Rp 483,3 miliar) pada musim sebelumnya (2021/2022).
Baca Juga
Kapan Inter Milan Amankan Scudetto? Simone Inzaghi Tidak Mau Sesumbar
Titik balik keuangan Brighton and Hove Albion terjadi pada Juni 2023. Saat itu, pemasukan mereka melonjak hingga lebih dari 17%. Dari 174,5 juta Poundsterling (Rp 3,4 triliun) menjadi 204,5 juta Poundsterling (Rp 4,1 triliun). Itu sebuah rekor klub.
Mengapa bisa seperti itu? Faktor utama yang membuat Brighton and Hove Albion mendapatkan pemasukan besar adalah strategi penjualan pemain. Mereka menjual sejumlah pemain bintang dengan harga mahal.
Penjualan termahal Brighton and Hove Albion adalah Marc Cucurella pada Agustus 2022 senilai 60 juta Poundsterling (Rp 1,2 triliun). Ada lagi Yves Bissouma ke Tottenham Hotspur pada Juni 2022 senilai 30 juta Poundsterling (Rp 601 miliar). Lalu, Leandro Trossard ke Arsenal senilai 21 juta Poundsterling (Rp 421 miliar) pada Januari 2023.
Masih ada lagi, pada Juni 2023 lalu, Brighton and Hove Albion melepas Alexis MacAllister ke Liverpool dengan 35 juta Poundsterling (Rp 701 miliar).
Berhubung musim finansial 2022/2023 sudah berakhir pada Juni 2023, maka penjualan Moises Caicedo dan Robert Sanchez ke Chelsea senilai total 140 juta Poundsterling (Rp 2,8 triliun) masih belum dimasukkan dalam penghitungan.
Hebatnya, pemasukan Brighton and Hove Albion bukan hanya dari jual pemain. Mereka juga mendapatkan bagian hak siar televisi yang lumayan. Selain itu, kepergian Graham Potter dan asistennya ke Chelsea telah mendatangkan kompensasi 23 juta Poundsterling (Rp 461 miliar).
Baca Juga
Pelatih Arsenal Mikel Arteta Pastikan Aaron Ramsdale Tidak Dijual

