Prabowo Gembira Bulu Tangkis Putra Sumbang Emas Perdana di Asian Games 2026: Terus Berjuang
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kegembiraan dan rasa bangganya kepada para atlet Indonesia yang berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Emas perdana Indonesia di Asian Games 2026 itu disumbangkan tim bulu tangkis putra setelah mengalahkan China 3-2 dalam final yang berlangsung di Ichinomiya Municipal City Gymnasium, Kamis (24/9/2026) malam WIB.
Kabar gembira tersebut diterima Presiden Prabowo melalui sambungan telepon dari para atlet setelah meraih medali emas. Prabowo pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perjuangan dan kerja keras para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia.
“Malam ini saya menerima sambungan telepon dan mendapatkan kabar gembira dari para atlet Indonesia. Mereka berhasil mempersembahkan medali emas pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026,” kata melalui akun Instagram pribadinya @prabowo.
Baca Juga
Pecah Telur! Bulutangkis Putra Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026
Dalam unggahan tersebut, Prabowo menyampaikan rasa terima kasihnya secara langsung kepada tim bulu tangkis putra atas perjuangan mereka dalam medali emas pertama bagi Indonesia.
“Terima kasih, saudara-saudara sekalian. Terima kasih jerih payah saudara-saudara. Kalian berhasil meraih medali emas pertama,” katanya.
Dengan raihan tersebut, Indonesia telah mengoleksi satu medali emas, empat perak, dan 16 perunggu di Asian Games 2026 yang masih akan berlangsung hingga 4 Oktober 2026.
Prabowo juga memberikan semangat kepada seluruh atlet Indonesia agar terus berjuang selama kompetisi berlangsung. Kepala Negara mengapresiasi kerja keras para atlet yang membawa nama Indonesia di ajang olahraga internasional tersebut.
“Terima kasih atas perjuangan dan kerja kerasnya. Terus berjuang! Harumkan nama Indonesia,” ucapnya bangga.
Dalam unggahan lainnya, Prabowo menyampaikan selamat kepada tim bulu tangkis putra Indonesia yang berhasil meraih medali emas dalam ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Prestasi ini sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun dan kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
"Kepada seluruh anggota tim, selamat atas perjuangan dan kerja keras yang telah ditunjukkan. Teruslah berjuang, berprestasi, dan menginspirasi generasi penerus untuk mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia," kata Prabowo.
Perjuangan Raih Medali Emas
Perjuangan tim bulutangkis putra Indonesia meraih medali emas perdana tidak ringan. Kemenengan Indonesia di laga final harus ditentukan melalui partai kelima. Zaki Ubaidillah tampil sebagai penentu setelah mengalahkan tunggal putra China, Weng Hong Yang, dalam dua gim langsung 23-21, 21-13.
Hasil tersebut mengakhiri perjuangan panjang Indonesia dalam laga final yang sempat berada di bawah tekanan. Tim Merah Putih bahkan tertinggal 0-2 setelah dua partai pertama menjadi milik China.
Pada pertandingan pembuka, Jonatan Christie harus mengakui keunggulan Shi Yu Qi. Jonatan kalah dua gim langsung 13-21, 18-21 sehingga China langsung memimpin 1-0.
China kemudian memperbesar keunggulan pada partai kedua. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus bekerja keras menghadapi Liang Wei Keng/Wang Chang, tetapi akhirnya menyerah dalam pertarungan tiga gim 20-22, 21-19, 14-21.
Dalam kondisi tertinggal dua poin, Indonesia mulai bangkit melalui Alwi Farhan. Tunggal putra Indonesia tersebut menunjukkan mental kuat ketika menghadapi Li Shi Feng. Alwi menang melalui pertarungan tiga gim 23-21, 15-21, 21-16 sekaligus memperkecil ketertinggalan Indonesia menjadi 1-2.
Momentum kebangkitan kemudian dilanjutkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Duet Indonesia tersebut tampil solid saat menghadapi He Ji Ting/Liu Yi dan mengamankan kemenangan dua gim langsung 23-21, 21-10. Kemenangan Leo/Daniel membuat kedudukan kembali imbang 2-2. Dengan demikian, gelar juara harus ditentukan melalui partai kelima antara Ubaidillah dan Weng Hong Yang.
Tekanan besar berada di pundak Ubaidillah karena hasil pertandingan tersebut menentukan nasib Indonesia. Meski demikian, pebulutangkis yang akrab disapa Ubed itu mampu tampil tenang dan menjaga permainan tetap terkendali.
Baca Juga
Peluang Emas Indonesia di Asian Games 2026 Terbuka, 14 Final Partai Menanti
Gim pertama berjalan ketat. Kedua pemain saling mengejar perolehan angka sebelum Ubaidillah akhirnya mengamankan kemenangan 23-21. Memasuki gim kedua, Ubed tampil lebih dominan. Dia mampu mengendalikan jalannya pertandingan sejak awal dan tidak memberikan kesempatan bagi Weng untuk mengembangkan permainan. Ubaidillah akhirnya menutup gim kedua dengan skor 21-13.
Sebelumnya, Presiden Prabowo melepas Kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada 9 September lalu. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya perjuangan para atlet dalam membawa nama dan menjaga kehormatan bangsa.
Prabowo berpesan agar para atlet memberikan yang terbaik serta menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia tangguh, bersemangat, dan pantang menyerah. Asian Games Aichi-Nagoya 2026 juga menjadi ajang bagi para atlet Indonesia untuk menunjukkan prestasi di tingkat Asia.
