Mengapa FIFA ASEAN Cup Bisa Digelar di Jeda Internasional? Ini Penjelasannya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Jadwal jeda internasional sepak bola pada musim 2026/2027 mengalami perubahan besar. FIFA menghapus jeda internasional Oktober dan menggabungkannya dengan periode September menjadi satu jendela lebih panjang yang berlangsung selama 16 hari.
Perubahan tersebut membuat negara-negara peserta dapat memainkan hingga empat pertandingan internasional dalam satu periode, menggantikan pola sebelumnya yang umumnya hanya menyediakan dua pertandingan dalam setiap jeda. Berdasarkan kalender resmi FIFA, jendela internasional berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026.
Format baru ini diterapkan setelah kalender sepak bola mengalami perubahan akibat Piala Dunia 2026 yang berlangsung lebih panjang. Final turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko digelar pada 19 Juli 2026, menjadi final Piala Dunia dengan tanggal paling akhir untuk edisi yang digelar pada musim panas sejak 1966.
Baca Juga
Floyd Samba Menggila di Debut Manchester City, Cetak 2 Gol Carabao Cup
FIFA kemudian menyusun kalender baru untuk memberikan ruang lebih memadai bagi kompetisi domestik sekaligus mempertimbangkan kondisi pemain.
FIFA Council telah menyetujui kalender pertandingan internasional 2025-2030 pada Maret 2023. Dalam keputusan tersebut, jendela September dan Oktober mulai 2026 digabung menjadi satu periode 16 hari dengan maksimal empat pertandingan. Sementara jeda November, Maret, dan Juni tetap dipertahankan dalam format yang lebih pendek.
Pertimbangan kesehatan dan kesejahteraan pemain menjadi salah satu faktor dalam perubahan tersebut. FIFA juga memperhitungkan persoalan perjalanan internasional yang harus dilakukan pemain ketika membela negara masing-masing.
Perubahan ini terutama berdampak kepada pemain yang berkarier jauh dari negara asalnya. Pemain dari Afrika dan Amerika Selatan yang memperkuat klub-klub Eropa, misalnya, tidak perlu terlalu sering melakukan perjalanan lintas benua untuk mengikuti agenda tim nasional.
Dengan mengurangi jumlah jeda terpisah, kalender baru juga memberikan tambahan ruang bagi kompetisi domestik. Premier League misalnya, kompetisi Inggris akan berhenti setelah rangkaian pertandingan pada 19-20 September dan kembali bergulir pada 10 Oktober 2026.
Artinya, tidak ada lagi jeda internasional terpisah pada Oktober seperti yang terjadi pada musim-musim sebelumnya. Premier League menyebut periode 21 September hingga 6 Oktober sebagai satu jeda internasional yang diperpanjang, dengan pertandingan domestik kembali dimainkan pada akhir pekan 10-11 Oktober.
Bagi negara-negara Eropa, periode panjang tersebut akan diisi empat pertandingan awal fase grup UEFA Nations League 2026/2027. Sementara negara-negara dari konfederasi lain memiliki agenda berbeda sesuai kompetisi dan kalender masing-masing. Negara-negara Afrika, misalnya, akan memainkan pertandingan kualifikasi Piala Afrika, sedangkan sejumlah negara Asia dijadwalkan menjalani laga persiapan menuju Piala Asia 2027.
Untuk Asia Tenggara, FIFA ASEAN Cup 2026 akan digelar dalam kalender ini. Dibagi dua divisi, Indonesia dan Hong Kong akan menjadi tuan rumah.
Sistem baru ini juga mengurangi jumlah gangguan terhadap kompetisi klub sepanjang paruh awal musim. Premier League mencatat jumlah jeda internasional antara awal musim dan akhir tahun kalender berkurang dari tiga menjadi dua.
Kalender pertandingan internasional yang baru tersebut telah ditetapkan hingga setidaknya 2030. FIFA menyebut kalender internasional disusun melalui konsultasi dengan para pemangku kepentingan untuk menyesuaikan kebutuhan tim nasional, klub, pemain, serta perkembangan kalender sepak bola global.
Baca Juga
Malaysia Umumkan Skuad FIFA ASEAN Cup, Pemain JDT Mendominasi
