AC Milan Kalah di Liga Europa, Alexis Saelemaekers Minta Skuad Bangkit
Poin Penting
|
MILAN, investortrust.id – Alexis Saelemaekers meminta AC Milan segera berbenah setelah menelan kekalahan 0-2 dari Benfica pada laga pembuka fase liga Liga Europa 2026/2027 di San Siro, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Menurutnya, I Rossoneri tidak memiliki alasan untuk mengulang kesalahan yang sama.
Kekalahan tersebut membuat Milan gagal mengawali kiprah di Liga Europa dengan kemenangan. Dua gol Benfica dicetak Dodi Lukebakio pada menit ke-16 dan Jakub Kaminski pada menit ke-53. Hasil ini juga memperpanjang periode sulit Rossoneri setelah sebelumnya bermain imbang melawan Juventus dan Lazio di Serie A.
Milan sebenarnya mendominasi penguasaan bola dan melepaskan lebih banyak tembakan dibanding Benfica. Namun, dominasi tersebut tidak menghasilkan gol. Milan mencatat 17 tembakan dengan empat mengarah ke gawang, sedangkan Benfica melepaskan 11 tembakan dan juga empat di antaranya tepat sasaran.
Baca Juga
Pesta 7-2 di La Liga, Raphinha Cetak Hattrick dan Barcelona Ukir Rekor
Saelemaekers masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-57 dan dimainkan sebagai gelandang serang tengah. Dia menilai Milan kehilangan determinasi dan agresivitas yang dibutuhkan untuk menghadapi Benfica.
“Saya pikir kami sudah mempersiapkan pertandingan ini dengan baik, tetapi kami kekurangan determinasi dan daya juang. Sekarang kami harus duduk bersama pelatih untuk memahami apa yang salah dan memastikan kami tidak mengulangi kesalahan yang sama,” kata Saelemaekers kepada Sky Sport Italia.
Kegagalan mencetak gol pada babak pertama kembali menjadi persoalan bagi Milan. Saelemaekers menilai tim lawan biasanya membutuhkan waktu untuk membaca permainan, tetapi Milan tidak mampu memanfaatkan fase tersebut dengan baik dalam beberapa pertandingan terakhir.
“Banyak tim sekarang memanfaatkan babak pertama untuk saling mempelajari dan melihat bagaimana lawan bermain, tetapi hal itu tidak benar-benar berhasil bagi kami dalam beberapa pertandingan terakhir,” ujar Saelemaekers.
Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan karena Benfica melakukan sembilan perubahan dalam susunan pemain awal dibandingkan laga sebelumnya. Artinya, Milan menghadapi lawan yang tidak turun dengan kekuatan yang sama seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya, tetapi tetap kesulitan membongkar pertahanan mereka.
“Kami tidak punya alasan. Kami adalah Milan dan kami harus mencetak gol. Kami harus bekerja lebih keras dan memastikan kami tidak terus mengulangi kesalahan-kesalahan ini,” tegas Saelemaekers.
Produktivitas Milan memang menjadi persoalan sejak awal musim. Salah satu statistik menunjukkan sebagian besar gol mereka pada lima pertandingan pertama Serie A tercipta dalam rentang waktu singkat, yakni antara menit ke-64 hingga ke-69. Satu-satunya pengecualian adalah gol bunuh diri Redouane Halhal ketika menghadapi Venezia pada menit ke-89.
Saelemaekers sendiri belum menjadi pilihan utama dalam susunan pemain Milan. Pemain asal Belgia itu lebih sering menjalankan peran sebagai pemain yang masuk dari bangku cadangan dan mengisi sejumlah posisi berbeda. Melawan Benfica, dia dimainkan sebagai trequartista setelah masuk menggantikan pemain lain.
“Bekerja adalah satu-satunya hal yang bisa saya katakan. Kami harus terus bekerja bersama, sama seperti saya yang harus bekerja keras untuk mendapatkan kembali tempat saya,” tutup Saelemaekers.
Baca Juga
Hasil Drawing Carabao Cup: Arsenal vs Fleetwood Town, Liverpool vs Chelsea
