Baru Satu Pertandingan Liga Champions, Pelatih Fenerbahce Mengundurkan Diri
Poin Penting
|
ISTANBUL, investortrust.id – Ismail Kartal membuat kejutan besar dengan menyatakan mundur sebagai pelatih Fenerbahce hanya beberapa menit setelah timnya bermain imbang 1-1 melawan AS Roma pada pertandingan Liga Champions, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB.
Kartal menyampaikan keputusan tersebut dalam konferensi pers seusai pertandingan. Dia bahkan menegaskan tidak ingin kembali ke Fenerbahce setelah meninggalkan klub yang pernah dia bela sebagai pemain dan pelatih asisten tersebut.
“Saya sudah berada di sini selama tiga bulan. Sejak awal musim hingga hari ini, sesi latihan dan pemusatan latihan yang kami jalani bersama para pemain, serta upaya presiden kami, sangat membantu. Itu adalah hari-hari yang luar biasa,” kata Kartal, dilansir BBC Sport.
Baca Juga
Mantap! Pegadaian Tunjukkan Komitmen Dukung Kompetisi Sepak Bola Indonesia
“Mulai malam ini, saya mengucapkan selamat kepada para pemain dan mengundurkan diri dari posisi saya. Saya mengambil keputusan ini untuk membuka jalan bagi klub saya. Kami mengambil keputusan ini bersama sebagai sebuah tim,” tambah Kartal.
Kartal kembali menangani Fenerbahce untuk periode keempat pada Juni 2026. Momen tersebut bertepatan dengan kembalinya klub ke Liga Champions setelah 18 tahun absen. Namun, perjalanan Kartal kali ini berlangsung singkat. Fenerbahce baru meraih dua kemenangan dan menelan dua kekalahan sehingga berada di posisi kesembilan klasemen Liga Super Turkiye.
Di Liga Champions, mereka baru memainkan satu pertandingan. “Saya mengundurkan diri dari posisi saya demi membantu Fenerbahce, para pemain saya, dan pelatih-pelatih berikutnya, dengan niat untuk tidak pernah kembali,” kata Kartal.
Uniknya, presiden klub, Aziz Yildirim, memastikan Kartal tetap menjadi pelatih Fenerbahce. Dia menegaskan keputusan tersebut tidak berubah meski Kartal telah menyampaikan pengunduran diri secara terbuka.
“Ismail Kartal masih menjadi pelatih. Klub harus mendukung pelatih kami. Sampai saya pergi, Ismail Kartal adalah pelatih kepala Fenerbahce,” kata Yildirim dalam pernyataan yang dirilis melalui situs resmi klub.
Yildirim kemudian mengungkap alasan yang disampaikan Kartal. Tekanan besar akibat pekerjaannya serta insiden ketika Kartal terkena botol yang dilempar dari tribun saat pertandingan disebut menjadi faktor yang mendorong keputusan tersebut.
Fenerbahce langsung mengambil tindakan terhadap suporter yang terlibat. Klub menyatakan pelaku pelemparan botol telah diidentifikasi dan dilarang masuk stadion. Yildirim juga mengecam sikap sebagian suporter dan media yang terus memberikan tekanan kepada Kartal. Dia meminta semua pihak menghormati pelatih tersebut dan menjaga nilai-nilai komunitas Fenerbahce.
“Komunitas ini harus mendukung Ismail Kartal. Anda tidak bisa menunjukkan dukungan dengan memukulnya seperti ini. Ismail Kartal tidak perlu mengatakan bahwa dia akan bertahan. Saya lebih senior darinya. Saya mengatakan dia akan bertahan, dan itu saja. Kami adalah keluarga,” tegas Yildirim.
Situasi tersebut bahkan mengejutkan para pemain Fenerbahce. Bek Inggris Archie Brown mengaku tidak mengetahui keputusan Kartal ketika ditanya mengenai kabar pengunduran diri sang pelatih. “Maksud anda dia mengundurkan diri? Sebagai pelatih? Dia bukan pelatih lagi? Dia baru saja mengatakan itu? Saya tidak tahu soal ini,” kata Brown.
Dalam pertandingan melawan Roma, Brown menjadi pencetak gol Fenerbahce. Dia menyamakan kedudukan pada menit ke-48 setelah Roma lebih dulu unggul melalui Bryan Cristante pada babak pertama.
Kartal memiliki sejarah panjang bersama Fenerbahce. Dalam periode pertamanya sebagai pelatih, dia membawa klub meraih Piala Super Turkiye 2014 setelah sebelumnya menjalani empat tahun sebagai pelatih asisten. Saat masih menjadi pemain, Kartal juga mempersembahkan dua gelar liga dan total enam trofi untuk Fenerbahce.
Baca Juga
Batas Belanja Barcelona Naik Jadi Rp11,91 Triliun, Masih di Bawah Real Madrid
