Xabi Alonso Ungkap Penyebab Chelsea Hampir Dipermalukan Leeds United
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Xabi Alonso mengakui kesalahan setelah Chelsea tampil buruk pada babak pertama sebelum bangkit secara dramatis untuk mengalahkan Leeds United 6-3 pada putaran ketiga Carabao Cup di Stamford Bridge, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB.
Chelsea bahkan sempat tertinggal dua gol dan mendapat cemoohan dari suporter ketika turun minum. Kondisi tersebut terjadi setelah Alonso melakukan sembilan perubahan dalam susunan pemain, tetapi strategi rotasi itu justru membuat permainan Chelsea kehilangan ritme.
Leeds memanfaatkan situasi tersebut dengan baik. Tarik Muharemovic membuka keunggulan sebelum Brenden Aaronson menggandakannya pada awal babak kedua. Chelsea kemudian berada dalam tekanan untuk menghindari tersingkir lebih awal.
Baca Juga
Napoli Kalah 3 Kali Beruntun, Massimiliano Allegri Tetap Lihat Sisi Positif
Alonso langsung mengambil keputusan dengan memasukkan Cole Palmer, Morgan Rogers, Pedro Neto, dan Reece James saat jeda. Perubahan itu mengubah pertandingan secara drastis. Palmer mencetak dua gol, Neto ikut mencatatkan namanya di papan skor, sementara Rogers menjadi salah satu aktor utama kebangkitan Chelsea dengan terlibat dalam terciptanya empat gol.
Meski berhasil membawa Chelsea lolos, Alonso tidak menutup mata terhadap kesalahan yang terjadi. Pelatih asal Spanyol itu justru mengambil tanggung jawab atas keputusan awal yang membuat timnya kesulitan.
"Saya harus menyalahkan diri sendiri dan bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Saya harus mampu membantu mereka dengan lebih baik sehingga mereka tidak menjadi pihak yang bertanggung jawab, kemudian kami harus bereaksi dan memikirkan apa yang terbaik untuk tim," kata Alonso, dilansir BBC Sport.
Alonso menilai empat pergantian pemain saat jeda merupakan konsekuensi dari jalannya pertandingan. Alonso juga menegaskan dirinya tidak ingin memandang secara sinis kualitas pemain pelapis Chelsea yang tampil kurang meyakinkan.
"Saya tahu mungkin saya harus mengambil keputusan yang tepat agar mereka bisa menunjukkan level terbaiknya. Itu sesuatu yang akan saya analisis dan pelajari dari pertandingan hari ini," ujar Alonso.
Alonso memang menghadapi dilema dalam menentukan komposisi pemain. Carabao Cup menjadi kesempatan bagi pemain muda dan pelapis untuk mendapatkan menit bermain, tetapi performa mereka pada babak pertama membuat Chelsea berada di ambang eliminasi.
Reggie Watson, gelandang berusia 16 tahun yang menjalani debut, ditarik keluar setelah mendapat kartu kuning. Estevao Willian dan Jamie Gittens juga diganti saat jeda. Sementara itu, Geovany Quenda, pemain yang didatangkan dari Sporting dengan nilai £40 juta (Rp953,63 miliar), hanya menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan.
Di antara pemain yang menjadi starter, Danny Welbeck menjadi salah satu yang paling menonjol setelah mencetak dua gol. Valentin Barco juga mencetak gol untuk Chelsea, meski sempat melakukan kesalahan yang berujung pada gol kedua Leeds.
Bagi Chelsea, kemenangan ini lebih dari sekadar tiket ke babak keempat. Tanpa kompetisi Eropa musim ini, Carabao Cup menjadi salah satu jalur penting untuk mengejar trofi sekaligus menjaga pemain dalam skuad tetap mendapatkan pertandingan kompetitif.
Chelsea memiliki 27 pemain dalam skuad utama yang ditopang akademi dengan banyak talenta muda. Karena itu, Alonso membutuhkan seluruh pemainnya tetap siap sepanjang musim.
Menariknya, kebangkitan Palmer, Rogers, dan para pemain utama Chelsea justru dapat membuka kembali persaingan untuk mendapatkan tempat di tim utama. Para pemain pelapis yang tampil mengecewakan pada laga ini kini memiliki kesempatan untuk belajar dan membuktikan diri setelah Alonso mengakui bahwa dirinya juga harus mengevaluasi keputusan yang diambil.
Baca Juga
