Alasan Timnas U-23 Indonesia Absen di Asian Games 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Dalam pelepasan kontingen Asia Games 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9/2026), tidak terlihat para pemain sepak bola, khususnya Timnas U-23 Indonesia. Ada apa?
Timnas U-23 Indonesia dipastikan tidak tampil pada cabang sepak bola Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kegagalan Garuda Muda melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026 membuat Indonesia tidak memenuhi syarat untuk mengikuti kompetisi sepak bola pada pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.
Absennya Indonesia tidak lepas dari perubahan aturan yang diterapkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Olympic Council of Asia (OCA). Pada Asian Games 2026, peserta cabang sepak bola hanya berasal dari negara yang berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Baca Juga
Tanpa Sepak Bola, Inilah 35 Cabang Olahraga Indonesia di Asian Games 2026
Aturan tersebut berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Negara peserta Asian Games sebelumnya masih memiliki kesempatan untuk mendaftarkan tim sepak bola selama memenuhi persyaratan keikutsertaan ajang secara keseluruhan.
PSSI sebenarnya sempat berupaya agar Indonesia tetap dapat berpartisipasi. Pada Maret 2026, PSSI menyatakan akan mengusahakan keikutsertaan Timnas U-23 di Asian Games. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Dengan aturan baru yang diberlakukan, Indonesia akhirnya harus melewatkan cabang sepak bola Asian Games 2026.
Kondisi itu sekaligus mengakhiri keikutsertaan Indonesia yang sebelumnya rutin tampil di cabang sepak bola Asian Games sejak edisi 2014. Garuda Muda kini harus absen karena tidak berhasil mengamankan tiket ke Piala Asia U-23 2026.
Kegagalan tersebut terjadi pada babak kualifikasi yang digelar di Indonesia. Berstatus sebagai tuan rumah Grup J, Timnas U-23 sebenarnya memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.
Namun, peluang tersebut tidak mampu dimaksimalkan. Indonesia mengawali kualifikasi dengan hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Laos. Setelah itu, Garuda Muda meraih kemenangan telak 5-0 atas Makau.
Hasil tersebut belum cukup untuk membawa Indonesia menjadi juara grup. Pada pertandingan terakhir, Indonesia justru menelan kekalahan 0-1 dari Korea Selatan.
Indonesia akhirnya mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan dan harus puas berada di posisi kedua Grup J. Korea Selatan tampil sebagai juara grup dengan sembilan poin sekaligus mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Persaingan untuk memperebutkan tiket melalui jalur runner-up juga tidak berpihak kepada Indonesia. Dalam format kualifikasi tersebut, hanya empat runner-up terbaik yang berhak melaju ke putaran final.
Empat runner-up terbaik berasal dari China dengan tujuh poin, Uzbekistan tujuh poin, Lebanon tujuh poin, dan Uni Emirat Arab enam poin. Dengan hanya mengumpulkan empat poin, Indonesia berada di luar daftar tim yang mendapatkan tiket ke putaran final.
Kegagalan lolos ke Piala Asia U-23 2026 tersebut kemudian berdampak langsung terhadap peluang Indonesia tampil di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dengan ketentuan AFC dan OCA, tiket ke Asian Games untuk cabang sepak bola kini hanya tersedia bagi negara yang terlebih dahulu memastikan tempat di Piala Asia U-23.
Baca Juga
Hari Ini, Prabowo Lepas Kontingen Indonesia yang Berlaga di Asian Games 2026
