Gila! Rekor 20 Tahun Lionel Messi Eksis di Daftar Nominasi Ballon d’Or
Poin Penting
|
PARIS, investortrust.id – Lionel Messi menjadi orang pertama dalam sejarah yang mampu bertahan 20 tahun di daftar nominasi Ballon d’Or. Dimulai pada 2006 dalam usia 19 tahun, La Pulga kembali ke daftar “bola emas’ pada 2026 dalam usia 39 tahun.
Lionel Messi kembali masuk nominasi Ballon d’Or 2026 meski tidak lagi bermain di kompetisi Eropa. Megabintang Argentina yang kini memperkuat Inter Miami tetap dianggap layak bersaing memperebutkan penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola dunia setelah tampil gemilang di Pila Dunia 2026.
France Football dan Ballon d’Or mengumumkan 30 pemain yang masuk nominasi Ballon d’Or 2026 pada Selasa (8/9/2026). Messi menjadi salah satu nama paling menarik perhatian karena untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun ia bersaing dari luar kompetisi elite Eropa.
Baca Juga
Unik! Petinggi Como Berikan Tiket Laga Debut Liga Champions ke Fans Lansia
Kehadiran Messi sekaligus menegaskan bahwa bermain di Eropa bukan syarat untuk masuk nominasi Ballon d’Or. Regulasi resmi France Football menyebut penghargaan tersebut diberikan kepada pemain terbaik dunia tanpa membedakan liga maupun kewarganegaraan. Periode penilaian Ballon d’Or 2026 mencakup seluruh musim 2025/2026, mulai 3 Agustus 2025 hingga 19 Juli 2026, termasuk pertandingan internasional Piala Dunia 2026.
Messi memiliki alasan kuat untuk kembali masuk daftar tersebut. Bersama Inter Miami, pemain berusia 39 tahun itu membantu klub meraih gelar MLS Cup 2025, trofi pertama dalam sejarah klub. Messi juga dinobatkan sebagai MVP MLS Cup setelah memberikan dua assist dalam kemenangan 3-1 atas Vancouver Whitecaps pada final.
Pada musim reguler MLS 2025, Messi juga tampil dominan dengan mencetak 29 gol dan menghasilkan 48 kontribusi gol. Catatan tersebut mengantarnya meraih Golden Boot MLS sekaligus penghargaan Landon Donovan MLS MVP untuk kali kedua secara beruntun, sebuah pencapaian yang membuatnya menjadi pemain pertama dalam sejarah kompetisi yang meraih MVP secara berturut-turut.
Performa Messi bersama Argentina di Piala Dunia 2026 kemudian memperkuat pencalonannya. Dia tampil dalam seluruh delapan pertandingan Argentina hingga final dan mencatat delapan gol serta empat assist. Argentina memang gagal mempertahankan gelar setelah kalah dari Spanyol di partai puncak, tetapi Messi tetap mencatat sejumlah rekor penting sepanjang turnamen.
Messi menjadi pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Dia juga mencetak rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia putra dengan 18 gol, sekaligus menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di turnamen tersebut setelah mencapai 34 pertandingan.
Perjalanan Messi di Piala Dunia 2026 bahkan membuatnya semakin sulit diabaikan dalam persaingan Ballon d’Or. Dia membawa Argentina hingga final dan mencatat delapan gol serta empat assist, meski harus puas sebagai runner-up. Ballon d’Or sendiri menegaskan bahwa keberhasilan di Piala Dunia memang menjadi bagian dari penilaian, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu.
Kembalinya Messi ke daftar nominasi juga menambah catatan panjangnya dalam sejarah penghargaan tersebut. Dia merupakan pemegang rekor dengan delapan Ballon d’Or, yang diraih pada 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, dan 2023. Messi juga tercatat 16 kali masuk nominasi Ballon d’Or sebelum edisi 2026. Total, 17 kali atau tertinggal sekali dari Cristiano Ronaldo.
Selain Messi, satu pemain lain yang tidak berasal dari Eropa adalah Julian Quinones. Striker Meksiko yang bersinar di Piala Dunia 2026 itu sekarang merumput di Arab Saudi dengan Al-Qadsiah.
Nama lainnya adalah Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Lamine Yamal, Harry Kane, Erling Haaland, Jude Bellingham, Rodri, Michael Olise, Lautaro Martinez, Vitinha, Khvicha Kvaratskhelia, Achraf Hakimi, Bruno Fernandes, Luis Diaz, Declan Rice, Vinicius Jr, Gabriel Magalhaes, Marquinhos, Nuno Mendes, Joao Neves, Willian Pacho, Fabian Ruiz, Ferran Torres, Dayot Upamecano, Marc Cucurella, Pau Cubarsi, dan Sadio Mane.
Persaingan tahun ini diprediksi sangat ketat. Nantinya, 100 jurnalis dari negara-negara yang berada di 100 besar peringkat FIFA akan menentukan pemenang. Setiap jurnalis memilih 10 pemain dari 30 nominasi dengan sistem poin 15, 12, 10, 8, 7, 5, 4, 3, 2, dan 1. Pemain dengan total poin terbanyak akan dinobatkan sebagai pemenang.
Baca Juga
Ketum PSSI Erick Thohir Cek Kesiapan Venue FIFA ASEAN Cup 2026
