Juventus Imbang Lawan AC Milan, Luciano Spalletti Bakal Lakukan Evaluasi
Poin Penting
|
TURIN, investortrust.id – Luciano Spalletti meminta Juventus tampil lebih agresif dan tidak pasif ketika menghadapi pertandingan besar setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan AC Milan pada pekan ketiga Serie A 2026/2027 di Juventus Allianz Stadium, Senin (7/9/2026) dini hari WIB.
Juventus sebenarnya tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Tekanan yang dibangun sejak awal membuat Milan kesulitan mengembangkan permainan, sementara Francisco Conceicao beberapa kali menjadi ancaman serius di lini pertahanan tim tamu.
Conceicao bahkan memaksa Mike Maignan melakukan sejumlah penyelamatan. Pemain asal Portugal itu juga sempat melepaskan tembakan yang membentur tiang pada awal babak kedua.
Baca Juga
Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Buang Kemenangan di Markas Bologna
Namun, dominasi Juventus tidak langsung menghasilkan gol. Milan justru mampu mencuri keunggulan melalui Alphadjo Cisse pada menit ke-68. Pemain muda tersebut memanfaatkan ruang di sisi kiri kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar yang tidak mampu dihentikan Guglielmo Vicario.
Gol tersebut menjadi satu-satunya peluang Milan yang benar-benar menghasilkan ancaman berarti sepanjang pertandingan. Juventus kemudian meningkatkan tekanan hingga penghujung laga.
Spalletti melakukan sejumlah perubahan untuk menambah daya gedor. Salah satunya memasukkan Federico Gatti pada menit ke-89. Bek tersebut bahkan dimainkan lebih agresif dengan bergerak ke area depan untuk membantu serangan.
Keputusan itu membuahkan hasil. Pada menit 90+2, Teun Koopmeiners mengirim umpan silang akurat ke dalam kotak penalti. Gatti memenangkan duel udara dan menyundul bola melewati Maignan untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Spalletti menilai hasil tersebut dapat menjadi fondasi bagi Juventus untuk berkembang. Namun, pelatih asal Italia itu meminta anak asuhnya lebih berani mengambil kendali pertandingan.
"Ini adalah fondasi untuk dibangun, karena kami menunjukkan performa yang bagus, Juventus terus menekan mereka dan mencoba meningkatkan tempo pertandingan bahkan ketika skor masih 0-0," kata Spalletti kepada DAZN Italia.
"Kami memiliki niat yang tepat, tetapi jelas kami harus meningkatkan pilihan-pilihan yang kami buat dan tidak meminta izin dalam pertandingan seperti ini. Anda tidak bisa menunggu untuk diundang. Anda harus datang dan mengambil kendali pertandingan," tambah Spalletti.
Juventus memang menciptakan banyak peluang melalui umpan silang, tetapi tidak selalu diikuti pemain yang berada di posisi tepat untuk menyambut bola. Situasi serupa juga terlihat dari sejumlah tendangan sudut dan tendangan bebas yang belum mampu dimaksimalkan.
Spalletti mengakui Juventus masih harus memperbaiki efektivitas ketika memasuki sepertiga akhir lapangan. Menurutnya, sejumlah peluang sebenarnya sudah tercipta, tetapi keputusan kecil dalam eksekusi membuat kesempatan mencetak gol terbuang.
"Ketika kami berada di sepertiga akhir untuk menembus garis pertahanan mereka, di situlah kami harus berkembang. Kami juga harus meningkatkan cara membangun peluang, karena kami berada di posisi tersebut berkali-kali dan hanya membutuhkan bola lima sentimeter lebih tinggi, atau berada di kaki kanan dan bukan kaki kiri. Ini adalah detail-detail kecil yang bisa membuat perbedaan," tutup Spalletti.
Baca Juga
Garuda Muda Lolos ke Piala Asia U-20 2027, Nova Arianto Beri Pesan Menyentuh
