BINUS University Tawarkan Beasiswa dan Pembelajaran Berbasis AI untuk Tarik Calon Mahasiswa
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – BINUS University mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam rangkaian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Ribuan calon mahasiswa bersama keluarga memadati berbagai kegiatan, mulai dari konsultasi, seleksi, hingga pendampingan informasi mengenai program studi dan peluang pendidikan.
Salah satu faktor yang mendorong tingginya minat tersebut adalah program beasiswa BINUS University yang mencapai hingga 100%, sehingga membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat.
Rektor BINUS University Dr. Nelly mengatakan, meningkatnya antusiasme calon mahasiswa mencerminkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang inklusif dan relevan dengan perkembangan dunia kerja.
"Kami melihat semakin banyak generasi muda yang memiliki aspirasi besar untuk berkembang di tingkat global. Melalui program beasiswa hingga 100%, BINUS University berkomitmen membuka akses pendidikan yang lebih luas agar mereka dapat belajar, bertumbuh, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan," ujar Nelly dalam keterangan resmi dikutip Kamis (6/8/2026).
Baca Juga
Menurut BINUS, keputusan calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi kini tidak hanya didasarkan pada pilihan program studi atau reputasi akademik, tetapi juga kesiapan kampus dalam membekali lulusan dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
BINUS University yang menempati peringkat Perguruan Tinggi Swasta (PTS) nomor satu di Indonesia versi QS World University Rankings 2027 juga terus memperkuat ekosistem pembelajarannya melalui integrasi teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), transformasi digital, serta kolaborasi dengan dunia industri.
Baca Juga
Binus Business School Raih Peringkat Tertinggi di Indonesia Versi QS Global
Selain itu, lebih dari 95% mahasiswa BINUS telah memperoleh pengalaman internasional melalui program pertukaran pelajar, kolaborasi dengan universitas luar negeri, maupun keterlibatan dalam program industri global.
BINUS menyatakan, penguatan pembelajaran berbasis teknologi dan pengalaman global tersebut ditujukan agar lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi, karakter, dan kemampuan beradaptasi untuk bersaing di tingkat internasional.
