Harley-Davidson Luncurkan Street Glide dan Heritage Classic Liberty Edition di GIIAS 2026
JAKARTA, investortrust.id – Harley-Davidson Indonesia melalui distributor resmi PT JLM Auto Indonesia, bagian dari Inchcape Indonesia, memperkenalkan dua model terbaru dari Enthusiast Collection – Liberty Edition pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, yakni Street Glide Liberty Edition dan Heritage Classic Liberty Edition.
Peluncuran kedua model tersebut menjadi salah satu sorotan kehadiran Harley-Davidson pada pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara itu.
Baca Juga
GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Jadi Pameran Otomotif Terbesar di Luar China
Liberty Edition merupakan koleksi edisi terbatas yang mengusung semangat kebebasan, eksplorasi, dan kemerdekaan yang telah menjadi inspirasi bagi para pengendara lintas generasi.
Koleksi ini menampilkan grafis elang khas Liberty Edition yang terinspirasi dari edisi Bicentennial dan Liberty Harley-Davidson terdahulu, sehingga menghubungkan setiap unit dengan warisan panjang merek asal Amerika Serikat tersebut.
Kedua model hadir dalam balutan warna eksklusif Midnight Ember, warna hitam metalik yang hanya tersedia untuk Liberty Edition.
Baca Juga
Buka GIIAS 2026, Menperin Bidik Penjualan Mobil Tembus 850.000 Unit
Selain itu, Liberty Edition dibekali sejumlah detail khas, antara lain grafis elang pada sisi tangki bahan bakar yang dipadukan dengan medali #1, windshield berwarna biru, jok dengan jahitan biru serta aksen garis merah-putih-biru, logo Bar & Shield bordir, hingga panel tengah bermotif emboss.
Operations Director PT JLM Auto Indonesia, Irvino Edwardly, mengatakan Harley-Davidson selalu lebih dari sekadar sepeda motor, tetapi juga menjadi simbol kebebasan dan gaya hidup.
"Melalui Liberty Edition, kami menghadirkan perpaduan antara warisan desain ikonik dan performa modern Harley-Davidson kepada para penggemar di Indonesia. GIIAS 2026 menjadi momen yang tepat untuk memperkenalkan koleksi istimewa ini secara langsung kepada komunitas dan pecinta motor besar Tanah Air," ujar Irvino Edwardly.
