Minta Maaf, Roberto Mancini Akui Lakukan Kesalahan Besar Pernah Tinggalkan Italia
Poin Penting
|
ROMA, investortrust.id – Roberto Mancini akhirnya buka suara seusai kembali dipercaya menangani Italia. Dalam pernyataan publik pertamanya, pelatih berusia 61 tahun itu menyampaikan permintaan maaf karena meninggalkan Gli Azzurri tiga tahun lalu demi menerima tawaran melatih Arab Saudi.
Italia saat ini berada dalam masa sulit setelah gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Kegagalan tersebut memicu pengunduran diri Presiden Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, dan pelatih Gennaro Gattuso pada April lalu seusai Gli Azzurri kalah dari Bosnia-Herzegovina pada babak play-off.
Sekarang, FIGC menunjuk Mancini. Eks nakhoda Manchester City itu sebelumnya membawa Italia menjuarai Euro 2020 yang digelar pada 2021. Tapi, dia secara mengejutkan mengundurkan diri sebagai pelatih tim nasional pada Agustus 2023, sebelum menerima pinangan Arab Saudi, hanya dua pekan kemudian.
Baca Juga
Rumor Transfer, Crystal Palace Dekati Bek Arsenal Takehiro Tomiyasu
Pelatih yang pernah menangani Manchester City itu mengakui keputusan tersebut sepenuhnya merupakan kesalahannya, terutama karena buruknya komunikasi dengan Gravina. "Itu sepenuhnya kesalahan saya," ujar Mancini, di situs resmi Gli Azzurri.
Mancini mengakui keputusan tersebut merupakan kesalahan yang hingga kini masih dia sesali. Dia bertekad menebusnya dengan membawa Italia kembali bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
"Saya sangat menyesal. Rasanya seperti kehilangan wanita yang paling anda cintai. Itu berarti anda telah melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan. Jadi, saya minta maaf, sungguh sangat menyesal atas semua yang terjadi selama tiga tahun terakhir. Saya akan berusaha membawa tim nasional kembali ke tempat yang semestinya," kata Mancini.
Mancini dijadwalkan menjalani laga pertamanya pada periode kedua sebagai pelatih Italia saat menghadapi Belgia di UEFA Nations League pada 25 September di Stadion Olimpico, Roma. "Saya sadar ada sebagian orang yang akan menentang saya. Saya berharap tim bermain cukup baik sehingga mungkin mereka bisa memaafkan saya," ucapnya.
Untuk membangun kembali kekuatan Gli Azzurri, Mancini akan mengandalkan sejumlah pemain seperti Pio Esposito, Moise Kean, dan Nicolo Zaniolo di lini depan. Sementara lini tengah akan dihuni Sandro Tonali dan Nicolo Barella, dengan Riccardo Calafiori, Marco Palestra, serta Gianluigi Donnarumma menjadi tulang punggung di lini belakang dan bawah mistar.
Baca Juga
Asosiasi Sepak Bola Inggris Desak FIFA Transparan Soal Rencana Jual Saham Piala Dunia
