Soal Hukuman Shin Tae-yong, Persija Beri Klarifikasi Resmi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Persija Jakarta memastikan sanksi disiplin yang dijatuhkan Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) kepada pelatih kepala Macan Kemayoran, Shin Tae-yong, tidak akan memengaruhi pekerjaannya di Indonesia. Kepastian itu diperoleh setelah manajemen klub melakukan verifikasi langsung kepada KFA.
Langkah tersebut diambil menyusul beredarnya berbagai pemberitaan mengenai hukuman yang diterima mantan pelatih Timnas Indonesia itu. Persija menegaskan seluruh informasi telah dikonfirmasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Berdasarkan hasil komunikasi dengan KFA, Persija menyatakan hukuman yang diterima Shin Tae-yong berdurasi satu tahun, bukan 10 tahun. Sanksi tersebut hanya berlaku dalam yurisdiksi sepak bola Korea Selatan sehingga tidak berdampak terhadap aktivitas kepelatihannya di luar negeri, termasuk bersama Persija.
Baca Juga
Pasrah? Kamboja Mengaku Minim Persiapan Lawan Timnas Indonesia
Manajemen Macan Kemayoran menyatakan tetap menghormati keputusan yang diambil KFA. Tapi, klub juga menegaskan kepercayaan penuh kepada Shin Tae-yong untuk melanjutkan pekerjaannya membangun kekuatan tim menghadapi musim kompetisi yang baru.
Persija menilai persoalan tersebut tidak akan mengganggu program yang sedang dijalankan tim. Klub justru meyakini setiap tantangan dapat menjadi pembelajaran berharga, baik bagi Shin Tae-yong maupun seluruh elemen tim, untuk terus berkembang secara profesional.
Saat ini fokus utama Persija tetap tertuju pada persiapan menghadapi Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027. Seluruh agenda latihan dan program tim disebut berjalan sesuai rencana demi mencapai performa terbaik saat kompetisi dimulai.
Presiden Persija Mohamad Prapanca memastikan situasi yang dialami Shin Tae-yong tidak mengganggu konsentrasi klub dalam menyongsong musim baru. "Kami memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persija,” katanya dalam rilis resmi Macan Kemayoran.
“Seluruh elemen tim saat ini tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027. Kami pun berharap seluruh elemen tim tidak terpengaruh dengan situasi saat ini dan tetap berorientasi pada peningkatan performa tim," tutup Prapanca.
Baca Juga
Kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata Bidik Sejarah Juara Piala AFF
