Asah Mental di Jepang, Singapura Siap Hadapi Indonesia dan Vietnam di Piala AFF 2026
Poin Penting
|
SINGAPURA, investortrust.id –Singapura memilih menghadapi lawan-lawan tangguh selama pemusatan latihan di Jepang sebagai persiapan menuju Piala AFF 2026. Pelatih Gavin Lee menegaskan hasil pertandingan bukan menjadi fokus utama, melainkan membentuk mental dan meningkatkan intensitas permainan anak asuhnya sebelum turun di turnamen.
Pada Piala AFF 2026, Singapura tergabung di Grup A bersama Vietnam, Indonesia, Kamboja, dan Timor Leste. The Lions langsung menghadapi jadwal padat dengan tiga pertandingan dalam rentang delapan hari.
Untuk mempersiapkan skuad, Singapura pergi ke Jepang. Selama hampir dua pekan di Okinawa, The Lions sengaja dipertemukan dengan lawan yang memiliki kualitas tinggi agar para pemain terbiasa bermain dalam tempo cepat selama 90 menit penuh.
Baca Juga
Daftar Juara Piala AFF: Thailand Raja ASEAN, Indonesia Spesialis Runner-up
Pada pemusatan latihan yang berlangsung pada 6-17 Juli itu diwarnai dua kekalahan, yakni 0-2 dari klub kasta ketiga Jepang FC Ryukyu dan 2-3 saat menghadapi Okinawa SV yang bermain di divisi keempat. Singapura juga menjalani laga uji coba tertutup melawan klub J2 League, Albirex Niigata.
"Itu adalah sesuatu yang sudah kami ketahui dan kami perkirakan sebelumnya. Para pemain memang harus merasakan penderitaan itu," kata Gavin Lee, dilansir CNA.
"Acuan kami adalah Piala AFF. Semua yang kami lakukan bertujuan mempersiapkan diri menghadapi turnamen tersebut. Kami berharap semua penderitaan yang kami alami selama pemusatan latihan akan membuahkan hasil ketika turnamen dimulai," lanjut Gavin Lee.
Bagi Gavin Lee, sengaja memilih lawan yang lebih kuat merupakan bagian dari strategi untuk menguji karakter tim. "Kami tidak datang ke Okinawa untuk mencari pertandingan yang mudah. Kalau ingin yang mudah, kami bisa saja tetap berada di Singapura dan menggelar laga internal atau melawan tim-tim regional. Kami justru ingin menghadapi sesuatu yang sulit," ujarnya.
"Kami ingin para pemain keluar dari zona nyaman, merasakan kekecewaan, frustrasi, dan tekanan. Kalau mereka mampu beradaptasi dengan situasi seperti itu, maka saat memasuki kompetisi semuanya akan terasa lebih mudah," tambah Gavin Lee.
Gavin Lee menegaskan timnya tidak ingin memikirkan target terlalu jauh dan memilih fokus menjalani setiap pertandingan. "Dalam turnamen seperti ini, setiap pertandingan adalah final. Mau tidak mau, kami harus fokus satu laga demi satu laga. Tidak ada gunanya membicarakan target akhir jika kami tidak bisa menyelesaikan pertandingan yang ada di depan mata," tegasnya.
Singapura akan membuka perjalanan mereka dengan bertandang ke markas Kamboja pada 24 Juli. Tiga hari berselang, The Lions menjamu Timor Leste di Stadion Jalan Besar sebelum menghadapi juara bertahan Vietnam di Hanoi pada 31 Juli. Laga terakhir fase grup akan mempertemukan Singapura dengan Timnas Indonesia pada 7 Agustus.
Gavin Lee optimistis performa timnya terus mengalami peningkatan sejak tampil di semifinal Piala AFF edisi sebelumnya. "Turnamen itu menjadi titik balik pertama yang menunjukkan kepada para pemain bahwa kami sebenarnya bisa bersaing. Kami tidak tertinggal jauh," pungkas Gavin Lee.
Baca Juga
Presiden La Liga Javier Tebas Desak Gianni Infantino Mundur Dari FIFA
