Presiden La Liga Javier Tebas Desak Gianni Infantino Mundur Dari FIFA
Poin Penting
|
MADRID, investortrust.id – Presiden La Liga Javier Tebas melontarkan kritik keras kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. Dia menilai kepemimpinan Infantino telah membawa sepak bola menjauh dari nilai-nilai olahraga dan meminta orang nomor satu di FIFA itu segera meninggalkan jabatannya.
Gelombang kritik terhadap Infantino menguat setelah penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Sejumlah keputusan FIFA selama turnamen dinilai memicu polemik, mulai dari penerapan hydration break yang dianggap membuka ruang lebih banyak untuk slot iklan hingga keputusan membatalkan hukuman kartu merah penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun.
FIFA juga disorot karena dinilai tidak memiliki posisi yang kuat di hadapan Amerika Serikat sebagai tuan rumah. Penangguhan sanksi Balogun disebut terjadi setelah adanya intervensi dari Gedung Putih. Di sisi lain, wasit asal Somalia, Omar Artan, juga gagal bertugas karena ditolak masuk ke wilayah Amerika Serikat.
Baca Juga
Dapat Gaji Rp66,5 Miliar, Luka Modric Bersiap Teken Kontrak Baru AC Milan di Usia 41 Tahun
Perdebatan semakin meluas setelah muncul rencana menambah jumlah peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Banyak pihak menilai langkah tersebut lebih didorong kepentingan komersial dibanding upaya meningkatkan kualitas kompetisi, karena berpotensi menghasilkan pemasukan lebih besar dari penjualan tiket dan hak komersial.
Bagi Tebas, berbagai kontroversi tersebut menjadi bukti bahwa FIFA membutuhkan perubahan di level tertinggi. "Infantino tidak tertarik pada sepak bola. Tapi, dia mendapat dukungan dari anggota-anggota FIFA karena tidak ada yang berani menentangnya," kata Tebas, dilansir A Bola.
Tebas menilai masa kepemimpinan Infantino seharusnya sudah berakhir. Tapi, menurut dia, sistem yang berlaku di FIFA membuat hampir tidak ada pihak yang berani menjadi penantang. "Menurut pendapat saya, ya, saya pikir waktunya telah tiba (mundur). Tapi, dia mendapat dukungan dari sistem, dari negara-negara," tambah Tebas.
"Tidak ada kandidat oposisi, tidak ada yang ingin kalah. Begitulah sistemnya dan sistem ini sakit dari akarnya. Dia seharusnya tidak bertahan di posisinya saat ini, tapi keadaan mengharuskan dia untuk tidak mundur," beber Tegas.
Tebas juga mengungkapkan banyak tokoh sepak bola yang sebenarnya tidak sejalan dengan kebijakan Infantino, tapi memilih bungkam dan tidak mengambil tindakan. Dia berharap semua anggota FIFA sadar.
"Akhir-akhir ini di Amerika saya mendengar begitu banyak orang menentang Infantino, yang tidak setuju dengan apa yang dia lakukan. Mereka bersuara tapi tidak melakukan apa pun. Saya tidak tahu mana yang lebih buruk, diam atau terlibat, karena mereka yang tetap diam sangat menyadari kerusakan yang diderita sepakbola," pungkas Tebas.
Baca Juga
Nakhoda Liverpool Andoni Iraola Tolak Lepas Alexis Mac Allister dan Alisson Becker
