Kisah Kiki Ramos, Calon Pemain Kulit Hitam Pertama Argentina dalam Hampir 50 Tahun
Poin Penting
|
BUENOS AIRES, investortrust.id – Perubahan aturan kelayakan pemain yang diberlakukan FIFA pada Januari 2021 membuka peluang lebih besar bagi pesepak bola untuk memperkuat negara yang bukan tempat kelahirannya, salah satunya Kiki Ramos.
Berbeda dengan negara lain, Argentina selama ini nyaris tidak pernah memanfaatkan aturan tersebut. La Albiceleste dikenal tak pernah kehabisan talenta lokal yang terus bermunculan dari kompetisi domestik sehingga tidak pernah menggunakan pemain naturalisasi.
Namun, dalam beberapa waktu terakhir, perhatian publik Argentina tertuju kepada Stephen Oscar Ramos atau yang akrab disapa Kiki Ramos. Wawancara pemain muda tersebut dengan Diario Ole, bulan lalu, telah membuat namanya ramai diperbincangkan dan memunculkan harapan baru bagi masa depan tim nasional.
Baca Juga
Ramos bukan orang asli Argentina. Secara fisik, dia berbeda dengan mayoritas orang Argentina seperti Lionel Messi atau Lautaro Martinez. Ramos berambut keriting dan memiliki warna kulit hitam, sesuatu yang tidak pernah ada di tim nasional dalam hampir 50 tahun terakhir.
Terakhir kali pemain kulit hitam membela Argentina adalah 1982 ketika Hector Rodolfo Baley masuk skuad Piala Dunia di Spanyol. Dia Adalah pemain keturunan Afrika ketika di Argentina setelah Jose Ramos Delgado (1958-1965) dan Alejandro de los Santos (1922-1925).
Setelah itu, La Albiceleste menjadi satu-satunya tim nasional di Amerika yang tidak memiliki pemain berkulit hitam di skuadnya. Itu termasuk skuad yang baru saja kalah di laga puncak Piala Dunia 2026.
Namun, hal itu akan berakhir dalam beberapa waktu ke depan dengan kemunculan Kiki Ramos. Anak ajaib ini lahir di Haiti, 3 April 2009. Ketika baru berusia 9 bulan, dia diadopsi sebuah keluarga Argentina setelah gempa bumi dahsyat mengguncang Port-au-Prince pada 2010. Sejak saat itu, dia tumbuh besar di Argentina dan menyerap budaya negara tersebut.
Perjalanan sepak bolanya dimulai di akademi Velez Sarsfield. Dia merupakan sayap kiri, penyerang sayap, hingga gelandang serang yang tangguh. Posturnya 175 cm dan menjadi andalan di tim junior Velez Sarsfield.
Berkat kemampuannnya yang lengkap, Ramos mendapat panggilan bergabung dengan Argentina U-17 di bawah arahan Diego Placente. Dia menjadi salah satu pemain yang diandalkan Argentina U-17 dalam Piala Dunia U-17 2026 di Qatar, 19 November-13 December 2026.
Kiki Ramos mencuri perhatian, bukan hanya karena kemampuannya bermain sepak bola, melainkan juga karena bahasa Spanyol yang dinilai sangat khas Argentina. Hal itu memicu banyak respons positif dari para pendukung La Albiceleste.
Jika suatu saat berhasil menembus tim senior La Albiceleste, Ramos akan mencatat sejarah sebagai pemain kulit hitam keempat yang pernah membela Argentina di level internasional setelah Alejandro de los Santos, Jose Ramos Delgado, dan Hector Baley.
Baca Juga
Boikot Final Piala Dunia 2026, Hubungan UEFA dan FIFA Semakin Panas
