Pilih Merendah, Erling Haaland Sebut Inggris Lebih Diunggulkan Dibanding Norwegia
Poin Penting
|
MIAMI, investortrust.id – Striker Norwegia Erling Haaland menolak menempatkan timnya sebagai kandidat juara Piala Dunia 2026 meski sukses menciptakan kejutan hingga menembus perempat final. Menurutnya, justru Inggris yang harus memikul seluruh tekanan karena datang sebagai salah satu favorit utama meraih gelar.
Norwegia akan menghadapi Inggris pada perempat final Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami, Minggu (12/7/2026) dini hari WIB. Pemenang pertandingan ini akan berhadapan dengan Argentina atau Swiss pada babak semifinal.
Haaland mengakui perjalanan Norwegia sejauh ini sudah melampaui ekspektasi. Meski telah mencetak tujuh gol dari lima pertandingan dan membawa negaranya untuk pertama kalinya menembus delapan besar Piala Dunia, penyerang Manchester City itu tetap menilai peluang Norwegia menjadi juara masih sangat kecil.
Baca Juga
Hentikan Kejutan Maroko, Prancis Tim Pertama ke Semifinal Piala Dunia 2026
"Sangat kecil, masih sangat kecil," kata Haaland ketika ditanya mengenai peluang Norwegia mengangkat trofi Piala Dunia 2026, dilansir ESPN.
Dia justru meminta seluruh sorotan dan tekanan diarahkan kepada Inggris. Menurut Haaland, skuad asuhan Thomas Tuchel memang layak menyandang status unggulan sehingga sudah seharusnya mampu menghadapi ekspektasi besar tersebut.
"Masih ada beberapa tim yang jelas menjadi favorit, dan Inggris adalah salah satunya. Saya rasa kalian semua seharusnya memberikan seluruh tekanan kepada para pemain Inggris," ujar Haaland sambil tertawa.
Laga melawan Inggris juga memiliki makna pribadi bagi Haaland. Penyerang berusia 26 tahun itu lahir di Leeds dan telah lama berkarier di Liga Premier bersama Manchester City. Karena itu, dia akan berhadapan dengan banyak pemain yang sudah dikenalnya.
"Ini pertandingan yang sangat spesial. Saya bermain di Inggris, lahir di Inggris, dan sekarang harus menghadapi banyak rekan yang saya kenal. Ini akan menjadi pertandingan yang menyenangkan," kata Haaland.
Saat ditanya apakah suporter Inggris sebaiknya "tetap rendah hati", merujuk pada ucapannya yang sempat viral di Liga Premier pada 2024, Haaland memberikan jawaban diplomatis. "Saya rasa semua orang harus tetap rendah hati. Inggris tentu pantas percaya diri untuk lolos karena mereka memang Inggris," katanya.
Namun, ketika kembali ditanya apakah seluruh tekanan memang berada di kubu Inggris, Haaland menjawab singkat. "Ya, tentu saja," ucapnya.
Sikap santai Haaland sebenarnya sudah terlihat sejak fase grup. Sebelum pertandingan terakhir melawan Prancis, ketika dirinya sengaja diistirahatkan, dia mengaku tidak terlalu memikirkan hasil pertandingan karena Norwegia sudah memastikan lolos ke fase gugur.
"Kami sudah lolos dan itu luar biasa. Jadi saya tidak terlalu peduli dengan pertandingan itu. Mereka mungkin akan mengalahkan kami dan mungkin juga menjadi juara turnamen," kata Haaland saat itu.
Prediksi tersebut ternyata tidak menghambat laju Norwegia. Setelah melewati fase gugur, mereka justru mencatat sejarah dengan menyingkirkan Brasil pada babak 16 besar. Haaland menjadi bintang kemenangan berkat dua gol yang dicetaknya ke gawang juara dunia lima kali tersebut.
Bagi Haaland, keberhasilan mengalahkan Brasil menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan sepak bola negaranya. Kini, Norwegia bersiap menghadapi tantangan berikutnya dengan keyakinan bahwa apa pun hasilnya, pencapaian mereka sudah melampaui harapan banyak orang.
"Bermain melawan Brasil saja sudah luar biasa bagi kami sebagai orang Norwegia. Mengalahkan mereka, lalu menghadapi Inggris di perempat final Piala Dunia di Amerika Serikat, benar-benar sesuatu yang istimewa. Jika melihat bagaimana suasana di Norwegia sekarang, ini bukan hal yang biasa bagi negara kami. Semua ini sangat spesial," tutup Haaland.
Baca Juga
Beda dengan Folarin Balogun, Kartu Merah Jarell Quansah Berujung Skorsing 2 Laga
