Brasil Tersingkir Dari Piala Dunia 2026, Neymar Isyaratkan Mundur
Poin Penting
|
EAST RUTHERFORD, investortrust.id – Neymar mengisyaratkan perjalanan panjangnya bersama Brasil telah berakhir setelah Selecao tersingkir dari Piala Dunia 2026. Bintang berusia 34 tahun itu tak mampu menahan air mata usai Brasil kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin (6/7/2026) dini hari WIB.
Brasil harus mengakhiri langkah lebih cepat setelah Erling Haaland mencetak dua gol yang membawa Norwegia melaju ke perempat final. Neymar hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti pada injury time, meski gol tersebut tidak cukup menyelamatkan Selecao dari kegagalan.
Sesaat setelah peluit panjang berbunyi, Neymar terlihat terjatuh di lapangan sambil menangis sebelum dihampiri dan ditenangkan rekan-rekan setimnya. Dalam wawancara seusai laga, mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain (PSG) itu memberi sinyal bahwa kariernya bersama tim nasional telah usai.
Baca Juga
Harry Kane Nilai Laga Lawan Meksiko Terbaik yang Pernah Dijalani Inggris
"Saya sudah mencoba, saya sudah berusaha. Sekarang semuanya sudah selesai. Saya memulai di sini, dan saya juga mengakhirinya di sini," kata Neymar kepada Globo.
MetLife Stadium memang memiliki makna khusus bagi Neymar. Di stadion yang sama, dia menjalani debut bersama Brasil dalam laga persahabatan melawan Amerika Serikat (AS) pada Agustus 2010 dan mencetak gol internasional pertamanya.
Jika benar tidak lagi membela Selecao, Neymar akan menutup karier internasionalnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil dengan koleksi 80 gol, melewati legenda Pele yang mengemas 77 gol. Penalti ke gawang Norwegia juga membuatnya menjadi pemain Brasil kedua setelah Pele yang mampu mencetak gol di empat edisi Piala Dunia.
Sayang, sepanjang turnamen kali ini Neymar belum tampil dalam kondisi terbaik karena masih dibayangi cedera betis kanan. Dia hanya tampil dalam dua pertandingan, yakni sebagai pemain pengganti saat menghadapi Skotlandia di fase grup dan kembali masuk dari bangku cadangan ketika melawan Norwegia.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengaku kecewa dengan hasil tersebut, tapi meminta timnya segera bangkit untuk memulai siklus baru. "Ini hasil yang sangat mengecewakan dan kami semua sangat sedih. Saya harus berterima kasih kepada para pemain karena mereka bekerja sangat keras. Saya tidak merasa kami pantas kalah, tapi kami harus menerimanya," ujarnya.
"Begitulah sepak bola. Terkadang anda harus menerima kesedihan dan pahitnya kekalahan. Kami akan menjadikan kekalahan ini sebagai bahan bakar untuk memulai siklus baru. Semua orang sangat sedih, termasuk para suporter, tapi kami harus bereaksi dengan cara yang benar," beber Ancelotti.
Baca Juga
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Norwegia Kejutkan Brasil, Inggris Hentikan Meksiko
