Singkirkan Belanda di Piala Dunia 2026, Maroko Tegaskan Bukan Keberuntungan
Poin Penting
|
MONTERREY, investortrust.id – Maroko kembali membuktikan diri sebagai kekuatan baru sepak bola dunia setelah menyingkirkan Belanda pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Empat tahun setelah mencetak sejarah dengan menembus semifinal Piala Dunia di Qatar seusai menyingkirkan Spanyol dan Portugal, Maroko kembali memperlihatkan kualitasnya dengan mengalahkan salah satu raksasa Eropa. Saat ini, Singa Atlas bahkan menempati peringkat keenam dunia FIFA, satu tingkat di atas Belanda, berkat generasi emas yang diperkuat pemain-pemain seperti Achraf Hakimi, Ismael Saibari, dan Brahim Diaz.
Kekuatan Maroko tidak hanya datang dari para pemain senior. Di lini tengah, Ayyoub Bouaddi yang baru berusia 18 tahun mulai mencuri perhatian. Gelandang kelahiran Prancis itu diprediksi menjadi salah satu talenta paling diburu klub-klub elite Eropa setelah memutuskan membela tim nasional Maroko.
Baca Juga
Tangis Cody Gakpo Tak Terbendung: Kehilangan Calon Anak dan Belanda Tersingkir
Kesuksesan ini juga tidak lepas dari sentuhan pelatih Mohamed Ouahbi. Meski baru menangani tim senior kurang dari empat bulan, reputasinya terus meningkat setelah sebelumnya membawa tim nasional U-20 Maroko menjuarai Piala Dunia tahun lalu.
Pada laga melawan Belanda, Maroko menunjukkan kedewasaan bermain. Mereka mampu mengimbangi penguasaan bola lawan, tetap tenang meski beberapa peluang terbuang, lalu memaksakan gol penyama kedudukan pada masa injury time sebelum akhirnya tampil lebih efektif dalam drama adu penalti.
Keberhasilan tersebut menjadikan Maroko sebagai negara Afrika pertama yang memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Kanada untuk memperebutkan tiket ke perempat final. Jika mampu terus melaju dan Prancis mengatasi Swedia serta Paraguay, Maroko berpeluang bertemu kembali dengan Les Bleus dalam laga ulangan semifinal Piala Dunia 2022.
Bek Maroko, Noussair Mazraoui, menilai duel melawan Belanda seharusnya layak terjadi pada fase yang lebih jauh mengingat kualitas kedua tim. Tapi, dia menegaskan keberhasilan Maroko lahir dari kerja keras dan kerendahan hati.
"Ini pertandingan yang sangat berat melawan salah satu tim terbaik di dunia. Mereka adalah tim 10 besar dunia dan salah satu kandidat juara Piala Dunia. Cara kami meraih kemenangan hari ini menjadi pengakuan besar atas kualitas tim nasional kami," ujar Mazraoui, di situs resmi FIFA.
Meski optimistis menatap babak berikutnya, pemain Manchester United itu meminta rekan-rekannya tidak cepat puas. "Kami akan tetap rendah hati karena itulah yang membawa kami sampai di sini. Tanpa semangat juang yang kami tunjukkan, anda tidak akan pernah memenangkan pertandingan apa pun," tegas Mazraoui.
Baca Juga
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: 2 Raksasa Eropa Tersungkur di Babak 32 Besar
