Drama Adu Penalti Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Maroko Pulangkan Belanda
Poin Penting
|
MONTERREY, investortrust.id – Kejutan babak 32 besar Piala Dunia 2026 kembali tercipta. Setelah Jerman dipermalukan Paraguay lewat drama adu penalti, Belanda jadi giliran selanjutnya. De Oranje menyerah 2-3 setelah imbang 1-1 selama 120 menit di Estadio BBVA, Monterrey, Selasa (30/6/2026) pagi WIB.
Belanda menurunkan kekuatan terbaik di lini depan saat menghadapi Maroko. Pelatih Ronald Koeman memasang tiga penyerang paling produktif De Oranje sepanjang turnamen demi mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Cody Gakpo, Brian Brobbey, dan Crysencio Summerville kembali dipercaya memimpin sektor serang. Ketiganya menjadi mesin gol Belanda selama fase grup dengan torehan total tujuh gol. Brobbey menjadi penyumbang terbanyak lewat tiga gol, sementara Gakpo dan Summerville masing-masing telah mencetak dua gol.
Baca Juga
Jerman Gagal Total di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Pasrah
Di sektor tengah, Koeman tetap mengandalkan duet Ryan Gravenberch dan Frenkie de Jong sebagai pengatur ritme permainan sekaligus penghubung antara lini belakang dan lini depan. Keduanya diharapkan mampu mendominasi penguasaan bola menghadapi permainan agresif Maroko.
Lini pertahanan De Oranje masih dipimpin kapten Virgil van Dijk yang belum sekalipun absen sepanjang Piala Dunia 2026. Bek Liverpool itu didampingi Jan Paul van Hecke dan Nathan Aké dalam skema tiga bek, sedangkan Denzel Dumfries serta Micky van de Ven diberi tugas menyisir kedua sisi lapangan sebagai wing-back.
Di sisi lain, Maroko datang dengan kekuatan yang tak kalah menjanjikan. Pelatih Singa Atlas menempatkan Brahim Diaz sebagai ujung tombak, didukung Bilal El Khannouss, Azzedine Ounahi, dan Ismael Saibari yang memiliki kebebasan bertukar posisi untuk menciptakan variasi serangan.
Di lini tengah, Ayyoub Bouaddi berduet dengan Neil El Aynaoui untuk menjaga keseimbangan permainan sekaligus meredam kreativitas gelandang Belanda. Sementara itu, kapten Achraf Hakimi dan Noussair Mazraoui diharapkan aktif membantu serangan dari kedua sisi sayap tanpa mengabaikan tugas bertahan. Pertahanan Maroko akan dikawal Issa Diop dan Chadi Riad di depan penjaga gawang Yassine Bounou.
Hasilnya, Belanda mencobaa memaksakan penguasaan bola. Tapi, Maroko tak mau didikte. Dan, setelah tidak ada gol yang lahir di babak pertama, Cody Gakpo memecaah kebuntuan untuk membawa Belanda memimpin di menit ke-77. Maroko kemudian merspons dan lahir gol penyeimbang lewat Issa Diop (90+1).
Setelah sama kuat di babak perpanjangan waktu, pertandingan berlanjut hingga adu penalti. Sayang, keberuntungan tidak memihak Belanda. De Oranje menyerah 2-3 untuk menjadi raksasa kedua yang tumbang di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah Jerman.
Baca Juga
Kejutan Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Jerman Disingkirkan Paraguay!
