Tangis Cody Gakpo Tak Terbendung: Kehilangan Calon Anak dan Belanda Tersingkir
Poin Penting
|
MONTERREY, investortrust.id – Cody Gakpo tetap memperkuat Belanda pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 meski sedang dilanda duka mendalam. Penyerang Liverpool itu bahkan sempat terlihat menitikkan air mata setelah mencetak gol ke gawang Maroko, hanya beberapa hari setelah kehilangan calon anak laki-lakinya yang meninggal saat masih dalam kandungan sang kekasih, Noa van der Bij.
Di tengah cobaan berat yang dialaminya, Gakpo tetap memutuskan bertahan bersama skuad De Oranje. Keputusan tersebut diambil meski sang kekasih, model, Noa van der Bij, baru saja mengumumkan kabar duka pada Sabtu (28/6/2026). Pasangan itu sebenarnya sedang menantikan kelahiran anak kedua yang diperkirakan lahir pada Oktober 2026.
Gakpo menjadi pencetak gol pembuka ketika Belanda menghadapi Maroko di Estadio BBVA, Monterrey, Selasa (30/6/2026) pagi WIB, pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Gol tersebut sempat membawa De Oranje unggul hingga memasuki injury time babak kedua sebelum akhirnya Maroko menyamakan kedudukan.
Baca Juga
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: 2 Raksasa Eropa Tersungkur di Babak 32 Besar
Pertandingan berakhir 1-1 hingga perpanjangan waktu dan Belanda akhirnya tersingkir setelah kalah 2-3 dalam adu penalti.
Sesaat setelah menjebol gawang Maroko, Gakpo berlutut di lapangan sambil menahan emosi. Rekan-rekan setimnya langsung menghampiri dan memeluknya sebagai bentuk dukungan. Kapten Belanda sekaligus rekan setimnya di Liverpool, Virgil van Dijk, juga terlihat merangkul Gakpo ketika para pemain kembali ke tengah lapangan usai selebrasi.
Melalui unggahan di media sosial, Noa van der Bij mengungkapkan kesedihan keluarga mereka atas kepergian sang buah hati.
"Dengan hati yang hancur, kami menyampaikan kabar bahwa bayi laki-laki kami meninggal dunia saat masih dalam kandungan. Terima kasih atas cinta dan dukungan kalian. Elijah Raphael Gakpo. Selamanya dicintai. Selamanya menjadi putra kami," tulis Noa van der Bij.
Sepanjang Piala Dunia 2026, Gakpo selalu menjadi pilihan utama di lini depan Belanda dan berhasil mencetak tiga gol. Namun, saat menghadapi Maroko, ia ditarik keluar pada menit ke-113 sehingga tidak ikut menjadi eksekutor dalam adu penalti yang akhirnya dimenangkan Singa Atlas.
Maroko memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu setelah Issa Diop mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time babak kedua. Tim Afrika Utara itu kemudian tampil lebih tenang dalam adu penalti untuk memastikan tiket ke babak 16 besar, sekaligus mengakhiri perjalanan Belanda di Piala Dunia 2026.
Baca Juga
Drama Adu Penalti Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Maroko Pulangkan Belanda
