Korea Selatan Gagal Total di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Mundur
Poin Penting
|
GUADALAJARA, investortrust.id – Hanya 24 jam setelah Korea Selatan dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri sebagai pelatih.
Coach Hong mengumumkan pengunduran dirinya dalam konferensi pers di Guadalajara, Meksiko, Senin (29/6/2026) dini hari WIB, tempat tim masih bertahan sambil menunggu hasil dari grup lain yang menentukan nasib mereka.
Korea Selatan mengakhiri fase grup di posisi ketiga Grup A dengan catatan satu kemenangan dan dua kekalahan. Harapan lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik akhirnya sirna setelah hasil pertandingan di grup lain tidak berpihak kepada mereka.
Baca Juga
Dramatis! Gol di Injury Time Antarkan Kanada ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Kegagalan kali ini terasa lebih menyakitkan karena Korea Selatan sebenarnya mengawali turnamen dengan menjanjikan setelah mengalahkan Republik Ceko pada laga pembuka. Tapi, mereka kemudian menelan dua kekalahan beruntun dari Meksiko dan Afrika Selatan sehingga gagal mengulang pencapaian di Piala Dunia 2022 ketika menembus babak 16 besar sebelum disingkirkan Brasil.
Ini juga menjadi periode kedua yang berakhir pahit bagi Hong Myung-bo sebagai pelatih tim nasional. Sebelumnya, ia juga mundur seusai Piala Dunia 2014 setelah Korea Selatan mencatatkan penampilan terburuknya di turnamen sejak 1998.
Kegagalan tersebut membuat Hong Myung-bo memilih mengambil tanggung jawab penuh atas pencapaian buruk timnya. "Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada seluruh pecinta sepak bola Korea dan para pendukung tim nasional. Hari ini saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan pelatih kepala tim nasional Korea Selatan," kata Hong Myung-bo dalam pernyataannya di situs resmi The Taegeuk Warriors.
Menurut Hong Myung-bo, menerima posisi sebagai pelatih timnas bukan keputusan yang mudah. Tapi, sejak awal, dia bertekad menjalankan tanggung jawab itu sebaik mungkin tanpa mencari alasan atau pembenaran.
Selama dua tahun menangani tim nasional, Hong mengaku terus mempertanyakan apakah setiap keputusan yang diambil benar-benar menjadi pilihan terbaik bagi sepak bola Korea Selatan, mulai dari pemilihan pemain, program latihan, hingga strategi pertandingan.
"Saya tidak bisa mengatakan semua keputusan yang saya buat selalu benar. Tetapi saya dapat memastikan bahwa setiap keputusan selalu didasarkan pada apa yang saya yakini terbaik untuk sepak bola Korea," ujar Hong Myung-bo.
Hong Myung-bo menegaskan bahwa tidak ada alasan yang dapat membenarkan kegagalan tim di Piala Dunia 2026. Menurutnya, jabatan pelatih kepala selalu membawa tanggung jawab besar ketika target tidak tercapai.
"Kami gagal memenuhi harapan rakyat Korea di Piala Dunia ini dan tanggung jawab itu sepenuhnya ada pada saya sebagai pelatih kepala," kata Hong Myung-bo.
Baca Juga
Catat! Inilah Daftar 32 Tim Lolos Fase Knock-out Piala Dunia 2026
