Deniz Undav Line-up Lawan Ekuador atau Tidak? Begini Kata Julian Nagelsmann
Poin Penting
|
EAST RUTHERFORD, investortrust.id – Meski sedang berada dalam performa terbaik, Deniz Undav tampaknya tidak akan menjadi starter saat Jerman menghadapi Ekuador pada laga terakhir Grup G di MetLife Stadium, East Rutherford, Jumat (26/6/2026) pagi WIB.
Deniz Undav menjadi salah satu sorotan di Piala Dunia 2026. Penyerang VfB Stuttgart itu tampil impresif bersama Jerman dengan torehan tiga gol dan dua assist hanya dalam dua pertandingan. Dia sejajar dengan para bintang dunia seperti Lionel Messi, Vinicius Jr, Erling Haaland, atau Kylian Mbappe dalam daftar pemain paling produktif di turnamen ini.
Pencapaian tersebut membuat Deniz Undav tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Pemain berusia 29 tahun itu mengaku tidak menyangka bisa berada dalam daftar yang sama dengan para pemain terbaik dunia, terutama Lionel Messi yang selama ini menjadi idolanya.
Baca Juga
Jepang Ingin Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Sebagai Juara Grup F
"Rasanya gila bisa berada dalam daftar bersama para pemain hebat yang kami miliki," kata Deniz Undav, di situs resmi Der Panzer.
Meski Deniz Undav sedang moncer, Julian Nagelsmann tampaknya punya pendapat lain. Dia tampaknya memilih mempertahankan rotasi yang telah dirancang sejak sebelum turnamen dimulai. Keputusan tersebut bukan diambil secara sembarangan. Dia ingin menjaga keseimbangan tim sekaligus mempersiapkan skuad menghadapi fase gugur.
"Ini pertanyaan yang paling wajar, apakah kami akan melakukan perubahan atau tidak? Kami di tim pelatih sudah memikirkannya dan membicarakannya dengan para pemain," kata Julian Nagelsmann.
"Kami masih memiliki satu pertandingan yang ingin kami menangkan dan juga ingin kami gunakan sebagai persiapan menuju fase gugur. Itu berlaku bagi pemain yang menjadi starter maupun pemain seperti Deniz yang memiliki peran luar biasa sebagai supersub," beber Julian Nagelsmann.
Julian Nagelsmann menegaskan setiap keputusan terkait susunan pemain didasarkan pada keyakinan dan kebutuhan tim, bukan eksperimen. "Kami memiliki ide yang jelas. Kami sudah menjelaskannya kepada Deniz dan pemain lain. Kami tidak membuat keputusan hanya untuk bersenang-senang, tetapi berdasarkan keyakinan," pungkas sang nakhoda.
Baca Juga
Catat! Daftar 13 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 dan 7 Negara yang Tersingkir
