Inggris Punya 79% Ball Possession dan Gagal Kalahkan Ghana, Harry Kane Respons Begini
Poin Penting
|
FOXBOROUGH, investortrust.id – Inggris gagal melanjutkan start sempurna mereka di Piala Dunia 2026 setelah ditahan Ghana dengan skor 0-0 pada laga kedua Grup L di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, Rabu (24/6/2026) pagi WIB. Harry Kane menjadi sorotan setelah menyia-nyiakan peluang emas pada menit-menit akhir pertandingan.
The Three Lions datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi usai mengalahkan Kroasia 4-2 pada pertandingan pembuka. Kemenangan atas Ghana sebenarnya akan memastikan langkah Inggris ke babak 32 besar. Tapi, tim asuhan Thomas Tuchel justru kesulitan menembus pertahanan rapat wakil Afrika tersebut.
Inggris menguasai jalannya pertandingan hampir sepanjang laga. Mereka melepaskan 19 tembakan berbanding hanya satu milik Ghana dan mencatat penguasaan bola mencapai 79 persen. Angka itu menjadi persentase penguasaan bola tertinggi dalam 60 tahun terakhir di Piala Dunia bagi sebuah tim yang gagal mencetak gol.
Baca Juga
Wow! 3 Rekor Cristiano Ronaldo Setelah Portugal Bantai Uzbekistan di Piala Dunia 2026
Peluang terbaik Inggris datang pada menit ke-86. Sundulan Nico O'Reilly membentur mistar gawang dan bola liar mengarah ke Harry Kane. Namun, penyerang Bayern Munchen itu justru melepaskan tembakan melambung tinggi di atas mistar, sebelum menutup wajahnya dengan kedua tangan karena kecewa.
“Saya menunggu kesempatan seperti itu datang. Sebagai seorang penyerang, Anda hanya menunggu bola memantul ke arah anda. Kesempatan itu datang, tetapi saya tidak bisa mengarahkan bola dengan baik,” kata Harry Kane, dilansir ESPN.
“Biasanya saya akan mencetak gol dari peluang seperti itu, tetapi begitulah sepak bola. Saya sudah cukup lama menjadi penyerang untuk tahu bahwa tidak semua peluang akan berbuah gol. Saya harus menerimanya,” tambah Harry Kane.
Ghana yang menempati peringkat ke-65 FIFA, sekaligus tim dengan ranking terendah yang dihadapi Inggris di turnamen besar dalam 30 tahun terakhir, justru merayakan hasil imbang ini seperti kemenangan. Hasil tersebut membuat mereka mengoleksi empat poin dari dua pertandingan dan membuka peluang besar lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya sejak mencapai perempat final Piala Dunia 2010.
Meski gagal menang, Inggris tetap berada dalam posisi yang baik untuk lolos ke babak 32 besar. Mereka akan menghadapi Panama pada laga terakhir Grup L, sementara Ghana akan bertemu Kroasia dalam pertandingan penentuan.
“Kami tentu menginginkan kemenangan, tetapi satu poin ini masih membuat kami berada dalam posisi yang sangat bagus di grup,” tutup Harry Kane.
Baca Juga
