Kualitas Dipertanyakan, Jersey Puma Edisi Piala Dunia 2026 Mudah Sobek
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id – Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan banjir gol, kejutan hasil pertandingan, dan perdebatan soal hydration break. Turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko juga diwarnai fenomena unik, yakni banyaknya jersey pemain yang robek di tengah pertandingan, khusus produk Puma.
Sejak turnamen dimulai, setidaknya empat pemain terpaksa bermain dengan seragam sobek, bahkan tiga di antaranya harus keluar lapangan untuk mengganti kostum. Menariknya, seluruh jersey yang mengalami kerusakan tersebut diproduksi oleh merek olahraga asal Jerman, Puma.
Kasus pertama terjadi saat laga pembuka Grup A antara Korea Selatan dan Republik Ceko. Gelandang Ceko, Pavel Sulc, mendapati bagian belakang dan samping bajunya robek setelah ditarik pemain lawan pada menit ke-25.
Baca Juga
Cristiano Ronaldo Tetap Starting Line-up? Ini Penjelasan Pelatih Portugal Roberto Martinez
Insiden serupa kembali terjadi ketika Paraguay menghadapi Amerika Serikat. Bek Gustavo Gomez harus bermain beberapa menit dengan seragam sobek di bagian samping setelah berduel dengan penyerang AS, Folarin Balogun. Gomez bahkan sempat memasukkan bagian jersey yang robek ke dalam celananya sebelum akhirnya mengganti seragam.
Di Grup G, winger Mesir Mustafa Zico juga mengalami hal yang sama. Bajunya robek melintang di bagian tengah setelah dijatuhkan bek Belgia, Maxim de Cuyper.
Kasus terbaru terjadi dalam pertandingan Skotlandia melawan Maroko. Gelandang Maroko, Neil El Aynaoui, menunjukkan kepada wasit jersey miliknya yang robek di bagian dada setelah ditarik bek Skotlandia, Jack Hendry, sambil meminta hadiah penalti.
Keempat insiden itu memiliki pola yang sama, yakni terjadi akibat tarikan lawan. Tapi, yang menjadi perhatian adalah jersey dari produsen lain mampu bertahan dalam situasi serupa tanpa mengalami kerusakan.
Fenomena ini memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola. Sebab, sobeknya seragam beberapa kali menyebabkan pertandingan terhenti, di tengah durasi laga yang sudah bertambah akibat penerapan jeda minum wajib di setiap babak.
Lalu, apa penjelaqsan Puma? Mereka menjelaskan bahwa jersey yang dipakai para pemain di Piala Dunia 2026 menggunakan teknologi material bernama Ultraweave. Kain ini dirancang sangat ringan untuk mengurangi gesekan dan memberikan kenyamanan maksimal bagi pemain.
Menurut Puma, satu jersey Ultraweave hanya memiliki berat sekitar 72 gram dan sebagian besar terbuat dari poliester daur ulang. Material tersebut juga diklaim telah melalui serangkaian uji ketahanan selama bertahun-tahun.
“Karena sepak bola adalah olahraga dengan kontak fisik tinggi, pakaian dapat terpengaruh ketika menerima gaya yang kuat atau tekanan fisik yang ekstrem. Yang terpenting, kejadian seperti ini tidak memengaruhi performa pemain,” tulis Puma dalam pernyataan resminya dilansir BBC Sport.
“Masukan dari para pemain menunjukkan mereka lebih menyukai bahan yang lebih ringan demi mendapatkan performa terbaik. Karena itu, dalam pengembangan jersey kami memprioritaskan bobot yang ringan, sekaligus tetap memperhatikan kebebasan bergerak, sirkulasi udara, dan kenyamanan,” lanjut pernyataan Puma tersebut.
Baca Juga
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Panggung Messi, Mbappe, dan Haaland
