Jelang Jumpa Irak di Laga Kedua Prancis, William Saliba Bikin Pernyataan Mengejutkan
Poin Penting
|
PHILADELPHIA, investortrust.id – Bek tim nasional Prancis William Saliba mengungkapkan dirinya telah bermain dalam kondisi tidak sepenuhnya fit selama beberapa bulan terakhir. Tapi, peluang mencetak sejarah bersama Les Bleus di Piala Dunia 2026 membuat pemain Arsenal itu memilih untuk terus bertahan dan mengabaikan rasa sakit.
Saliba menjalani musim yang panjang bersama Arsenal. Dia sukses mengantar The Gunners menjuarai Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam 22 tahun, sebelum nyaris membawa klub London tersebut meraih gelar Liga Champions perdana. Sayang, Arsenal harus puas menjadi runner-up setelah kalah adu penalti dari Paris Saint-Germain (PSG) di final.
Kini, fokus Saliba sepenuhnya tertuju pada Piala Dunia 2026 bersama Prancis. Les Bleus datang ke turnamen sebagai salah satu favorit juara dan mengawali perjalanan dengan kemenangan 3-1 atas Senegal.
Baca Juga
Lawan Austria, Juara Bertahan Argentina Siapkan Perubahan di Starting Line-up
“Saya mengalami beberapa masalah kecil selama beberapa bulan terakhir. Saya terus bertahan karena ada Liga Champions dan Liga Inggris. Tapi staf pelatih menanganinya dengan sangat baik,” kata Saliba, dilansir ESPN.
“Piala Dunia hanya datang sekali setiap empat tahun, jadi Anda harus bertahan. Saya memang belum 100 persen, tapi banyak pemain lain juga tidak berada dalam kondisi terbaik. Kami tidak bisa mencari alasan,” lanjut Saliba.
Prancis memang belum tampil sempurna pada laga pertama. Mereka sempat kesulitan membongkar pertahanan Senegal hingga Kylian Mbappe membuka keunggulan pada menit ke-66. Sang kapten kemudian mencetak gol keduanya pada injury time.
Dua gol tersebut membawa Mbappe mengukir sejarah baru. Penyerang berusia 27 tahun itu kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Prancis dengan koleksi 58 gol, melewati rekor yang sebelumnya dipegang Olivier Giroud.
Sekarang, Prancis akan melawan Irak di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB. Ini juga berpotensi menjadi pertandingan istimewa bagi Mbappe. Jika dimainkan, dia akan mencatatkan penampilan ke-100 bersama tim nasional. Selain itu, Mbappe kini sudah mengoleksi 14 gol di Piala Dunia dan hanya terpaut dua gol dari rekor sepanjang masa yang dipegang bersama oleh Miroslav Klose dan Lionel Messi dengan 16 gol.
Prancis punya modal kuat untuk menambah pundi-pundi gol. Les Bleus selalu mencetak gol dalam 14 pertandingan terakhir mereka dan berhasil mencetak lebih dari satu gol dalam 13 laga di antaranya. Sebaliknya, Irak datang ke pertandingan ini setelah dihajar Norwegia 1-4 pada laga pembuka Grup I.
“Ini akan menjadi pertandingan yang tidak mudah. Tapi, kami akan bermain sebagai sebuah tim. Kami adalah tim yang kompak, dan kami akan melakukannya dengan baik selama Piala Dunia,” tutup Saliba.
Baca Juga
Kembali ke Jalur Kemenangan, Spanyol Ajari Arab Saudi Cara Main Bola
