Prabowo Dukung Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery
BOGOR, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mendukung penuh proses naturalisasi pemain untuk memperkuat tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia. Termasuk naturalisasi dua pemain keturunan Indonesia, Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery.
Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang juga Ketua Umum PSSI Erick Thohir seusai bersama pelatih timnas Indonesia John Herdman bertemu Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jumat (19/6/2026).
Baca Juga
Prabowo Instruksikan Erick Thohir Persiapkan Timnas Hadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030
Erick menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi mengenai perkembangan proses naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery yang telah disetujui Komisi XIII dan Komisi X DPR. Dikatakan, Prabowo mendukung setiap upaya yang dilakukan PSSI untuk memperkuat timnas Indonesia.
"Tadi Bapak Presiden juga menyampaikan, 'pokoknya saya sebagai pimpinan negara, apa pun yang bisa kita dukung untuk sepak bola, akan saya lakukan'," kata Erick.
Mitchell Lee Baker saat ini bermain untuk klub Georgetown University pada kompetisi NCAA di Amerika Serikat, sementara Luke Anthony Vickery merupakan pemain sayap yang memperkuat Macarthur FC, klub yang berkompetisi di kasta tertinggi Australia.
Erick menjelaskan proses naturalisasi kedua pemain tersebut saat ini tinggal menunggu surat dari pimpinan DPR kepada pemerintah sebagai tindak lanjut setelah persetujuan di tingkat komisi. Tahapan berikutnya adalah pengesahan dalam rapat paripurna DPR yang nantinya akan disampaikan kepada Prabowo. Setelah itu, kedua pemain dapat menjalani pengambilan sumpah sebagai warga negara Indonesia.
"Saya tunggu dari DPR. Setelah disahkan dalam rapat paripurna, baru disampaikan kepada Bapak Presiden," ujarnya.
Erick menekankan komitmen Prabowo mendukung berbagai langkah yang dapat meningkatkan prestasi sepak bola nasional, termasuk proses naturalisasi. Erick menyatakan, naturalisasi masih menjadi bagian dari strategi memperkuat timnas.
Namun, Erick menekankan, PSSI mengutamakan proses naturalisasi pemain yang memiliki garis keturunan Indonesia. Selain itu, Erick menyatakan, para yang menjalani naturalisasi juga menunjukkan komitmen untuk membela dan memperkuat tim merah putih.
"Jadi, yang bukan yang tidak ada darahnya. Dan mereka juga penuh pengorbanan ketika bergabung di kita," katanya.
Baca Juga
Prabowo Minta Erick Thohir Perbaiki Kompetisi agar Timnas Lolos Piala Dunia 2030
Meski demikian, Erick menyatakan, pengembangan talenta muda menjadi prioritas melalui kompetisi usia muda dan pembinaan pemain di berbagai daerah. Menurut dia, pelatih John Herdman juga terus memantau potensi pemain muda Indonesia.
"Keseimbangan antara persiapan tim nasional senior dan kelompok usia muda harus terus dijaga. Kita melihat banyak potensi pemain lokal yang terus berkembang dan dipantau tim pelatih," tegasnya.
