Manchester United Pasang Harga Jual Rp880 Miliar, Fokus Marcus Rashford Terpecah?
Poin Penting
|
MANCHESTER, investortrust.id – Marcus Rashford diminta fokus membela Inggris di Piala Dunia 2026. Striker Manchester United yang musim lalu moncer di Barcelona itu sedang galau menatap masa depan level klub.
Masa depan Marcus Rashford memasuki babak baru. Setelah Barcelona memutuskan tidak mempermanenkan statusnya, Manchester United kini memasang harga transfer hingga £40 juta (Rp880 miliar) untuk sang penyerang. Setan Merah juga menegaskan satu hal, Rashford tidak akan dijual ke Liverpool maupun Manchester City.
Situasi itu membuat Rashford dalam kondisi terjepit saat berada di Amerika Serikat untuk membela Inggris pada Piala Dunia 2026. Sebab, ketidakpastian muncul setelah Barcelona menolak mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai €30 juta (Rp565 miliar). Padahal, selama semusim bersama tim asuhan Hansi Flick, Rashford tampil cukup impresif.
Baca Juga
Inggris Lawan Kroasia di Piala Dunia 2026, Harry Kane Incar Rekor David Beckham
Pemain kelahiran Manchester tersebut mencatatkan 14 gol dan 14 assist dari 49 pertandingan di semua kompetisi. Rashford juga berkontribusi membawa Barcelona meraih gelar LaLiga musim lalu.
Sayang, harapan Rashford untuk menetap di Spotify Camp Nou pupus setelah Barcelona memilih merekrut winger Newcastle United, Anthony Gordon, dengan nilai transfer mencapai £69,3 juta (Rp1,52 triliun). Itu membuat Rashford diperkirakan kembali ke Old Trafford setelah menyelesaikan tugasnya bersama tim nasional.
Sejak menjalani debut bersama Manchester United pada Februari 2016 di era Louis van Gaal, Rashford telah mencatat lebih dari 400 penampilan bersama tim utama. Tapi, masa depannya kini menjadi salah satu isu terbesar di bursa transfer musim panas.
Kontrak Rashford di Old Trafford masih tersisa dua tahun lagi. Dia juga tercatat sebagai salah satu pemain dengan gaji tertinggi di klub, yakni £350.000 (Rp7,7 miliar) per pekan. Meski Manchester United membuka peluang untuk menjual Rashford, klub dikabarkan tidak akan mengizinkannya bergabung dengan rival tradisional mereka.
Liverpool dan Manchester City disebut tidak bisa mengaktifkan klausul transfer senilai £40 juta tersebut. Manchester United enggan memperkuat pesaing langsung mereka, baik di level domestik maupun persaingan historis.
Hubungan transfer antara Manchester United dan Liverpool memang nyaris tidak pernah terjadi. Tidak ada pemain yang berpindah langsung di antara kedua klub sejak dekade 1960-an.
Hal serupa juga berlaku dengan Manchester City. Salah satu perpindahan paling terkenal antara dua klub sekota itu terjadi pada 2009 ketika Carlos Tevez meninggalkan Old Trafford dan bergabung dengan Etihad Stadium.
Baca Juga
Cerita Haru Aymen Hussein: Ayah Dibunuh Al-Qaeda, Kini Cetak Gol di Piala Dunia 2026
