Menolak Tua! Lionel Messi Rebut Panggung Piala Dunia 2026 Dari Kylian Mbappe dan Erling Haaland
Poin Penting
|
KANSAS CITY, investortrust.id – Piala Dunia 2026 akhirnya menjadi panggung para superstar. Kylian Mbappe mencetak dua gol untuk Prancis. Erling Haaland memborong dua gol bagi Norwegia. Tapi, ketika hari berakhir, satu nama kembali berdiri paling tinggi di atas semuanya: Lionel Messi!
Di usia 38 tahun, kapten Argentina itu mengingatkan dunia bahwa status Greatest of All Time (GOAT) belum berpindah tangan. Hattrick ke gawang Aljazair membuat Argentina menang 3-0 sekaligus menegaskan bahwa Lionel Messi masih menjadi magnet terbesar sepak bola dunia.
Beberapa jam sebelumnya, Kylian Mbappe dan Erling Haaland lebih dulu mencuri perhatian. Mbappe mencetak dua gol saat Prancis menaklukkan Senegal 3-1. Sementara Haaland mengantar Norwegia mengalahkan Irak 4-1 lewat dua gol pada debut Piala Dunianya.
Baca Juga
Wow! Lionel Messi Buka Piala Dunia 2026 dengan Hattrick ke Gawang Anak Zinedine Zidane
Sempat muncul kesan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung generasi baru. Kylian Mbappe dan Erling Haaland seolah mengirim pesan bahwa era mereka telah tiba. Sementara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo tinggal menjadi saksi dari pinggir lapangan.
Namun, Lionel Messi punya jawaban sendiri. Bukan sekadar mencetak hattrick pertama di Piala Dunia 2026, bintang Inter Miami itu juga menorehkan sejarah baru. Tiga gol ke gawang Aljazair membuat koleksi golnya di Piala Dunia mencapai 16 gol, menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Dalam waktu kurang dari 80 menit di Arrowhead Stadium, Kansas City, Lionel Messi melampaui sejumlah legenda dunia seperti Gerd Mueller dan Ronaldo Nazario sebelum akhirnya berdiri sejajar dengan Klose di puncak daftar. Rekor itu bahkan berpotensi menjadi milik Messi seorang diri jika dia kembali mencetak gol pada laga berikutnya.
Persaingan menuju Sepatu Emas Piala Dunia pun semakin menarik. Kylian Mbappe kini mengoleksi 14 gol Piala Dunia dan menempati posisi ketiga sepanjang masa. Penyerang Real Madrid itu juga memecahkan rekor Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Prancis dengan 58 gol dari 99 pertandingan internasional.
Di sisi lain, Erling Haaland akhirnya mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya. Norwegia terakhir kali bermain di turnamen ini pada 1998, bahkan sebelum sang striker lahir menjadi superstar sepak bola dunia.
Dua gol ke gawang Irak membuat Erling Haaland kini mengoleksi 57 gol hanya dari 51 pertandingan internasional bersama Norwegia. Ketajamannya tetap menakutkan, meski gaya bermainnya sangat berbeda dengan Kylian Mbappe maupun Lionel Messi.
Jika Kylian Mbappe identik dengan kecepatan dan teknik tinggi, Erling Haaland dikenal sebagai predator kotak penalti yang selalu menemukan cara untuk mencetak gol. Gol pertama lahir dari sontekan jarak dekat, sedangkan gol kedua tercipta setelah memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Irak.
Tapi, pada akhirnya, semua sorotan tetap kembali kepada Lionel Messi. Dengan tampil melawan Aljazair, La Pulga mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang bermain dalam enam edisi Piala Dunia. Cristiano Ronaldo berpeluang menyamai rekor itu saat Portugal melakoni laga perdana.
Lionel Messi juga memperpanjang rekornya sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di Piala Dunia, yakni 27 pertandingan. Lebih istimewa lagi, gol pertamanya ke gawang Aljazair tercipta tepat 20 tahun setelah gol Piala Dunia pertamanya saat menghadapi Serbia-Montenegro pada Piala Dunia 2006 di Jerman.
Gol tersebut juga membuat Lionel Messi menjadi pencetak gol termuda dan tertua dalam sejarah tim nasional Argentina. Pada saat yang sama, dia merayakan penampilan internasional ke-200 dengan gol ke-118 bersama La Albiceleste.
Ketika Mbappe dan Haaland tampil gemilang, Lionel Messi tidak sekadar mengikuti irama. Dia kembali menetapkan standar.
Kini tekanan beralih kepada Cristiano Ronaldo untuk menjawab tantangan para rivalnya. Tapi, seperti yang telah berkali-kali terjadi sepanjang kariernya, Lionel Messi sekali lagi membuktikan bahwa ketika lampu panggung menyala paling terang, dia hampir selalu menjadi bintang utama.
Baca Juga
Unik! Zinedine Zidane Juara dengan Prancis, Luca Zidane Pilih Bela Aljazair di Piala Dunia 2026
