Unik! Zinedine Zidane Juara dengan Prancis, Luca Zidane Pilih Bela Aljazair di Piala Dunia 2026
Poin Penting
|
KANSAS CITY, investortrust.id – Duapuluh delapan tahun setelah Zinedine Zidane memenangkan Piala Dunia bersama Prancis, Luca Zidane merintis jalur yang sama. Bedanya, bukan dengan Les Bleus, melainkan Aljazair. Unik!
Aljazair menjalani laga perdana Piala Dunia 2026 di Arrowhead Stadium, Kansas City, Rabu (17/6/2026) pagi WIB, menghadapi lawan tangguh, juara bertahan Argentina. Dari 11 pemain di lapangan, ada satu yang mencuri perhatian. Dia bukan Riyah Mahrez, eks gelandang Manchester City. Dia adalah Luca Zidane.
Luca Zidane lahir di Aix-en-Provence, Prancis, pada 13 Mei 1998. Berbeda dengan sang ayah yang berposisi sebagai gelandang serang, Luca memilih jalan sebagai penjaga gawang dan membangun kariernya di sepak bola Spanyol.
Baca Juga
Cetak 2 Gol, Erling Haaland Jalani Debut Piala Dunia dengan Sempurna
Saat ini, kiper berusia 28 tahun itu memperkuat Granada di Segunda Division. Meski menyandang nama besar Zidane, perjalanan karier Luca tidak selalu mudah. Dia harus membuktikan kualitasnya sendiri di bawah bayang-bayang salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa.
Luca mengawali karier di akademi Real Madrid bersama saudara-saudaranya, Enzo, Theo, dan Elyaz. Keempat putra Zinedine Zidane tersebut sama-sama meniti karier sebagai pesepak bola profesional.
Setelah menimba ilmu di Real Madrid, Luca menjalani petualangan panjang di kompetisi Spanyol. Dia sempat memperkuat Racing Santander, Rayo Vallecano, dan Eibar sebelum akhirnya bergabung dengan Granada.
Meski lahir dan besar di Prancis, Luca memiliki darah Aljazair dari sang ayah serta keturunan Spanyol dari ibunya, Veronique Fernandez, seorang mantan penari profesional. Kombinasi latar belakang tersebut membuatnya memiliki kewarganegaraan Prancis dan Aljazair.
Pada level internasional, Luca awalnya membela Prancis di berbagai kelompok umur. Dia merupakan bagian dari skuad Prancis U-17 yang menjuarai Piala Eropa U-17 2015. Dirinya juga tampil pada Piala Dunia U-17 di tahun yang sama. Karier internasionalnya bersama Prancis berlanjut hingga level U-20.
Namun, jalan hidup Luca kemudian membawanya ke tim nasional Aljazair, negara asal leluhur sang ayah. Pada September 2025, FIFA menyetujui perpindahan asosiasi sepak bola Luca dari Prancis ke Aljazair. Keputusan itu membuatnya resmi memenuhi syarat membela Les Fennecs di level senior.
Tak lama berselang, dia langsung mendapat panggilan tim nasional untuk laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Somalia dan Uganda. Debut resminya bersama Aljazair terjadi pada Oktober 2025 ketika tampil sebagai starter menghadapi Uganda.
Performa konsistennya membuat pelatih Vladimir Petkovic memasukkan namanya ke skuad Aljazair untuk Piala Afrika 2025 di Maroko. Kepercayaan itu berlanjut hingga Piala Dunia 2026, ketika Luca menjadi bagian penting dari perjalanan Les Fennecs.
Jelang turnamen, Luca menunjukkan kualitasnya saat membantu Aljazair meraih kemenangan mengejutkan atas Belanda dalam laga persahabatan pada 4 Juni 2026. Dalam pertandingan tersebut, dia tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan penting yang membuat namanya kembali menjadi sorotan.
Dan, momen yang ditunggu itu tiba di Kansas City. Luca Zidane hadir di lapangan menahan gempuran Lionel Messi di bawha mistar gawang Aljazair.
Baca Juga
Kylian Mbappe Lewati Lionel Messi, Cetak Sejarah Baru Bersama Prancis di Piala Dunia 2026
