Piala Dunia 2026 Makan Korban Pelatih: Sabri Lamouchi Out, Herve Renard In!
Poin Penting
|
MONTERREY, investortrust.id – Tunisia membuat keputusan mengejutkan di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026. Asosiasi sepak bola negara Afrika Utara itu resmi memecat pelatih Sabri Lamouchi hanya setelah satu pertandingan dan menunjuk Herve Renard untuk memimpin tim hingga akhir turnamen.
Langkah tersebut menjadi sejarah baru di Piala Dunia. Untuk pertama kalinya, sebuah tim nasional memecat pelatih kepala setelah baru menjalani satu pertandingan di turnamen sepak bola terbesar dunia itu.
Keputusan drastis tersebut diambil menyusul kekalahan 1-5dari Swedia pada laga perdana Grup F. Hasil buruk itu disebut menjadi puncak dari berbagai persoalan internal yang telah membayangi tim dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga
Lupakan Politik, Pendukung dan Penentang Rezim Iran Bersatu di Stadion Piala Dunia 2026
Selain performa di lapangan, hubungan Lamouchi dengan para petinggi asosiasi serta sejumlah pemain dikabarkan tidak harmonis sejak nakhoda asal Prancis itu ditunjuk menangani Tunisia jelang turnamen.
Asosiasi Sepak Bola Tunisia mengumumkan perpisahan dengan Lamouchi pada Senin (15/6/2026) waktu setempat. Pelatih berusia 54 tahun itu sebelumnya memimpin Tunisia selama masa persiapan Piala Dunia dan mendampingi tim saat menghadapi Swedia.
Sebagai penggantinya, Tunisia menunjuk Herve Renard, salah satu pelatih paling berpengalaman di sepak bola internasional. Pelatih asal Prancis berusia 57 tahun itu dijadwalkan tiba di Meksiko, markas sementara Tunisia selama Piala Dunia 2026, pada Selasa sore (16/6/2026) waktu setempat sebelum langsung memimpin sesi latihan perdana di Monterrey.
Penunjukan Renard menambah catatan unik dalam karier kepelatihannya. Piala Dunia 2026 menjadi turnamen ketiga yang diikutinya bersama negara berbeda. Sebelumnya, Renard membawa Maroko tampil di Piala Dunia 2018, meski gagal lolos dari fase grup setelah meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan.
Empat tahun kemudian, dia kembali tampil di Piala Dunia 2022 bersama Arab Saudi. Renard menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen ketika Arab Saudi menaklukkan Argentina yang diperkuat Lionel Messi pada laga pembuka. Tapi, Arab Saudi gagal melaju ke babak gugur setelah kalah dalam dua pertandingan berikutnya.
Kini, tugas berat menanti Renard di Tunisia. Kekalahan besar dari Swedia membuat peluang lolos ke fase berikutnya semakin sulit, sementara atmosfer ruang ganti disebut membutuhkan perbaikan segera.
Kabar baik bagi Renard, mantan gelandang tim nasional Tunisia, Wahbi Khazri, yang sebelumnya menjadi asisten Lamouchi, akan tetap bertugas dalam staf kepelatihan untuk membantu proses transisi.
Dengan pengalaman panjang di sepak bola Afrika dan rekam jejak menghadirkan kejutan di panggung dunia, Tunisia berharap sentuhan Renard mampu membangkitkan kembali semangat The Eagles of Carthage pada sisa pertandingan Piala Dunia 2026.
Baca Juga
Kocak! Marcelo Biesla Jelaskan Foto Viral di Sesi Pemotretan Piala Dunia 2026
