Gagal Kalahkan Jepang, Belanda Diminta Tingkatkan Level di Piala Dunia 2026
Poin Penting
|
ARLINGTON, investortrust.id – Pelatih Belanda Ronald Koeman menegaskan timnya harus meningkatkan performa jika ingin mewujudkan ambisi meraih gelar juara Piala Dunia pertama dalam sejarah. Penyebabnya, hasil imbang 2-2 melawan Jepang pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Arlington, Senin (15/6/2026) dini hari WIB
Bermain di hadapan 69.285 penonton, Belanda dua kali unggul. Tapi, dua kali pula gagal mempertahankan keunggulan. Ini untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, De Oranje gagal menang setelah dua kali memimpin dalam satu pertandingan.
Belanda membuka keunggulan pada menit ke-51 melalui sundulan kapten Virgil van Dijk. Tapi, Jepang merespons cepat enam menit kemudian lewat gol Keito Nakamura yang mengubah skor menjadi 1-1.
Baca Juga
Kisah Nestory Irankunda, Pengungsi Burundi Jadi Pahlawan Australia di Piala Dunia 2026
De Oranje kembali memimpin pada menit ke-64 melalui gol indah Crysencio Summerville. Winger muda itu melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dihentikan kiper Jepang dan sekaligus mencatatkan gol pertamanya untuk tim nasional Belanda.
Ketika kemenangan tampak sudah di depan mata, Jepang kembali menunjukkan daya juangnya. Pada menit ke-88, Daichi Kamada berhasil memanfaatkan situasi di depan gawang untuk menyamakan skor menjadi 2-2 dan memastikan Samurai Biru membawa pulang satu poin berharga.
Koeman mengaku kecewa karena timnya gagal mengamankan kemenangan setelah dua kali berada di posisi unggul. "Itu seharusnya menjadi standar minimal kami. Kami harus terus berkembang sepanjang turnamen," kata Koeman, dilansir ESPN.
"Kami perlu bermain lebih baik. Tentu saja kami ingin memenangkan pertandingan pertama dan kami berharap bisa melakukannya karena sudah dua kali unggul. Itu tidak terjadi, tetapi bukan berarti performa kami buruk. Saya melihat banyak hal positif dan satu-satunya jalan sekarang adalah terus meningkat," lanjut Koeman.
Saat Belanda memimpin 2-1, Koeman melakukan lima pergantian pemain, termasuk memasukkan Memphis Depay, Quinten Timber, dan Teun Koopmeiners. Setelah itu, Jepang perlahan mulai mengambil alih permainan dan akhirnya mencetak gol penyeimbang.
"Tidak, saya tidak menyesal. Saya tidak merasa kami kehilangan kendali permainan. Jepang mulai bermain dengan cara yang berbeda," ujar Koeman.
"Pada babak pertama mereka kesulitan menekan kami, mungkin karena rasa hormat atau bahkan takut kepada kami. Tetapi setelah tertinggal, mereka bermain lebih berani. Setelah gol pertama kami, pertahanan mulai mengalami kesulitan. Kami juga bermasalah dalam mengantisipasi serangan dari sisi lapangan. Pada kedua gol mereka, kami tidak bertahan dengan baik," tambah Koeman.
Belanda selanjutnya akan menghadapi Swedia pada laga kedua Grup F. Sementara Jepang bersiap menantang Tunisia. Hasil pertandingan berikutnya diperkirakan akan sangat menentukan peluang kedua tim untuk melangkah ke babak gugur Piala Dunia 2026.
"Saya kecewa karena kami tidak menang setelah unggul dua kali. Banyak orang meremehkan Jepang, tetapi untuk kesekian kalinya saya katakan, jika Anda meremehkan mereka, itu masalah Anda sendiri," tegas Koeman.
Baca Juga
Cetak Sejarah Poin Piala Dunia Perdana, Mentalitas Qatar Tuai Pujian
