Hantavirus Ancam Kesehatan, Vitamin C, D3, dan Zinc Penting untuk Perkuat Sistem Imun
JAKARTA, investortrust.id – Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap penyebaran Hantavirus, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengimbau publik untuk memperkuat daya tahan tubuh melalui penerapan pola hidup sehat dan suplementasi vitamin yang tepat sebagai langkah preventif esensial. Pemenuhan kebutuhan nutrisi harian secara optimal menjadi kunci utama agar sistem imun dapat bekerja secara maksimal dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi tubuh dari risiko infeksi virus.
Berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, tercatat sebanyak 23 kasus Hantavirus telah tersebar di sembilan provinsi sejak tahun 2023 hingga Mei 2026, dengan temuan kasus terbanyak berada di wilayah DKI Jakarta. Kasus yang terjadi di Indonesia umumnya disebabkan oleh infeksi Seoul virus, yang lazimnya ditularkan melalui paparan urine atau kotoran tikus yang terinfeksi. Penderitanya kerap menunjukkan gejala klinis awal yang menyerupai flu, seperti demam dan nyeri tubuh.
Secara umum, Hantavirus merupakan keluarga virus RNA yang dibawa oleh hewan pengerat, terutama tikus, dan dapat menyebabkan penyakit serius pada paru maupun ginjal. Penularan paling sering terjadi melalui inhalasi partikel udara yang terkontaminasi urine, air liur, atau kotoran tikus yang mengering dan beterbangan di udara, khususnya di ruang tertutup seperti gudang, rumah lama, atau area yang lama tidak dibersihkan. Meski sebagian besar jenis Hantavirus tidak menular antarmanusia, Andes virus diketahui menjadi pengecualian langka dengan kemungkinan penularan terbatas melalui kontak erat dan berkepanjangan.
Baca Juga
Gejala awal Hantavirus sering kali menyerupai infeksi virus biasa, seperti demam, nyeri otot, sakit kepala, mual, tubuh lemas, hingga gangguan saluran cerna. Pada kondisi tertentu, penyakit dapat berkembang cepat menjadi gangguan serius pada paru-paru maupun ginjal. Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS/HCPS) diketahui memiliki tingkat kematian sekitar 30–40%, sementara Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) berkisar antara 1–15% tergantung pada jenis virusnya.
Menanggapi situasi tersebut, dr. Carlinda Nekawaty selaku Medical Expert PYFA menjelaskan bahwa menjaga kesehatan tubuh perlu dilakukan secara menyeluruh melalui empat pilar utama, yaitu olahraga teratur, nutrisi seimbang, istirahat cukup, dan suplementasi yang tepat. Menurutnya, suplementasi menjadi salah satu aspek krusial untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi mikro yang sering kali belum tercukupi hanya dari konsumsi makanan harian.
“Vitamin C berperan sebagai garda antioksidan yang membantu melindungi jaringan tubuh dari kerusakan akibat peradangan. Konsumsinya perlu dipadukan dengan vitamin D3 yang membantu mengaktifkan sel T dalam sistem imun tubuh, terutama karena masih banyak masyarakat yang mengalami kekurangan vitamin D tanpa disadari. Zinc juga membantu menjaga fungsi pertahanan sel dan mendukung tubuh dalam menghambat perkembangan virus agar infeksi tidak berkembang lebih luas,” ujarnya dalam siaran pers dikutip Rabu (20/5/2026).
Baca Juga
Selain memperhatikan suplementasi, masyarakat juga diimbau untuk rutin bergerak aktif atau berolahraga minimal 150 menit per minggu, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, serta memastikan waktu tidur yang cukup agar proses pemulihan tubuh berjalan optimal. Menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi langkah penting, terutama dengan menutup akses masuk tikus, menyimpan makanan di wadah tertutup, serta membersihkan area yang terpapar kotoran tikus menggunakan disinfektan dan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Area yang terkontaminasi juga tidak disarankan dibersihkan dengan cara disapu kering atau menggunakan vacuum cleaner karena dapat meningkatkan risiko aerosol partikel virus di udara.
Melalui edukasi kesehatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan secara konsisten melalui pola hidup sehat dan pemenuhan nutrisi yang tepat. Dengan langkah preventif yang dilakukan secara disiplin, masyarakat dapat menjaga kesehatan diri dan keluarga serta tetap beraktivitas dengan aman sehari-hari.

