Sindir FIFA, Donald Trump Soroti Mahalnya Harga Tiket Piala Dunia 2026
Poin Penting
|
WASHINGTON, investortrust.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ikut menyoroti tingginya harga tiket Piala Dunia 2026 yang dinilai semakin sulit dijangkau penggemar biasa.
Turnamen tahun ini memang diprediksi menjadi salah satu ajang olahraga terbesar sepanjang sejarah dengan format baru 48 negara peserta. Antusiasme tinggi membuat penjualan tiket melonjak drastis sejak tahap awal distribusi.
Kritik kepada FIFA pun muncul di tengah gelombang keluhan suporter terkait harga tiket yang melonjak tajam jelang turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Harga tiket fase grup kabarnya sudah menembus lebih dari US$1.000 (Rp18 juta) untuk kategori termurah. Sementara tiket final di New Jersey disebut mencapai US$13 ribu (Rp225 juta).
Baca Juga
Jelang Piala Dunia 2026, Deretan Bintang Top Dipastikan Absen karena Cedera
Banyaknya kritik ternyata direspons FIFA dengan santai. Presiden FIFA Gianni Infantino bahkan menyebut mahalnya harga tiket wajar dengan ukuran Amerika.
Namun, pendapat Gianni Infantino ternyata tidak disetujui Donald Trump. Orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat yang mengeluhkan mahalnya harga tiket pertandingan. Meski belum mengetahui detail resmi seluruh kategori tiket, dia menilai harga yang beredar saat ini terlalu tinggi untuk sebagian besar warga Amerika.
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/nypost/status/2052381888254275850?ref_src=twsrc%5Etfw
“Saya mendengar banyak orang mengeluh soal harga tiket. Terus terang, saya sendiri juga tidak ingin membayar semahal itu,” ujar Trump, dilansir New York Post.
Donald Trump mengatakan dirinya akan mengecek langsung persoalan tersebut karena tidak ingin penggemar sepak bola dari kelas menengah kehilangan kesempatan menyaksikan Piala Dunia secara langsung. Bagi dia, Piala Dunia adalah hajatan rakyat yang seharusnya bisa ditonton sebanyak mungkin orang biasa.
“Saya akan sangat kecewa jika masyarakat biasa yang mencintai sepak bola tidak bisa datang ke stadion hanya karena harga tiket terlalu mahal,” pungkas Trump.
Baca Juga
Kirim 3 Wakil ke Final Eropa, Liga Premier Siap Ikuti Jejak Klub Serie A 36 Tahun Lalu?

