Candlenut Singapore Restoran Michelin-Star yang Caplok Magnoli Surabaya
SURABAYA, investortrust.id - Di dunia bisnis restoran, predikat Michelin Star merupakan penghargaan sekaligus pencapaian tertinggi. Belum lama ini, Candlenut Singapura, restoran penyandang Michelin Star resmi mencaplok Magnolia Restaurant by The Westin Surabaya.
Di tengah kabar akuisisi, restoran Magnolia menggelar acara bertajuk “Gastronome Fest” yang sengaja disuguhkam khusus bagi penggemar kuliner kelas atas. Kegiatan ini, sebagaimana rilis yang dibagikan pada media, merupakan bagian dari rangkaian takeover atau pengambilalihan Magnolia Restaurant.
Magnolia dipastikan kedatangan restoran Peranakan dengan penghargaan Michelin tar pertama di dunia, Candlenut. Nama terakhi akan mengkoordinasi acara makan malam eksklusif pada tanggal 21 Juli mendatang.
Momen ini akan menandai restoran Peranakan berpenghargaan Michelin-star pertama di dunia, Candlenut Singapore resmi mengambil alih Magnolia Restaurant by The Westin Surabaya.Candlenut merupakan restoran shohor Singapura yang menganut konsep masakan Peranakan, atau perpaduan budaya Tiongkok, Melayu, dan Indonesiaotentik, milik Chef Malcolm Lee.
Chef Malcom Lee selama ini dikenal konsisten mengangkat akar kuliner Selat-China ke level baru dengan sentuhan inventif. "Saya berharap untuk melangkah lebih jauh dari sekadar menjadi lokal. Jika Anda mempelajari lebih dalam, ada begitu banyak pengetahuan kuliner yang tersebar lintas generasi dan melampaui batas negara Singapura," ujar Malcolm Lee.
Ekspansi Candlenut ini dengan pertimbangan Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia dengan koleksi kuliner campuran yang menggugah selera, termasuk masakan China. Di Kota Pahlawan ini, masakan oriental mudah ditemui mulai dari restoran kaki lima hingga restoran kelas atas.
Alamsyah Jo, Complex General Manager The Westin Surabaya mengatakan, Surabaya punya banyak kemiripan dengan Singapura. Masakan peranakan di kota ini tergolong favorit.
“Tidak hanya bersejarah dan beraroma, beberapa menu membutuhkan kesabaran dan persiapan tingkat tinggi terlebih dahulu, supaya dapat menyerap rempah-rempah penting dan menjadi tekstur yang sempurna. Siklus pengalaman kuliner yang lengkap," terang Alamsyah Jo.
