Tragedi di Citadelle Laferrière Haiti, Puluhan Wisatawan Tewas Terinjak
Poin Penting
|
HAITI, Investortrust.id - Kunjungan wisata di salah satu benteng bersejarah paling ikonik di Haiti, Citadelle Laferrière, berubah menjadi tragedi mengerikan pada Sabtu (11/4/2026) waktu setempat setelah kerumunan massa yang panik menyebabkan insiden desak-desakan fatal.
Otoritas Haiti memperkirakan sedikitnya 30 orang tewas dalam kejadian tersebut, dan jumlah korban dikhawatirkan akan terus bertambah seiring proses evakuasi yang masih berlangsung.
Insiden ini terjadi saat benteng abad ke-19 yang terletak di bagian utara Haiti tersebut dipenuhi oleh banyak anak muda yang datang untuk memperingati hari jadi benteng yang dianggap sebagai simbol kedaulatan dan perlawanan terhadap kolonialisme Prancis.
Kantor Perdana Menteri Alix Didier Fils-Aimé menyatakan rasa duka yang mendalam atas tragedi tersebut dan memastikan bahwa seluruh otoritas terkait telah dimobilisasi dalam status siaga tinggi untuk memberikan bantuan serta dukungan bagi para korban dan keluarga mereka.
Laporan awal menunjukkan bahwa kekacauan mulai pecah di pintu masuk benteng saat hujan mulai turun.
Baca Juga
Ikuti Acara Keagamaan, Sedikitnya 107 Orang Tewas Terinjak di India
Menteri Kebudayaan dan Komunikasi, Emmanuel Ménard, menjelaskan melalui pesan audio bahwa desak-desakan terjadi akibat adanya arus massa yang berlawanan arah. “Sementara beberapa orang ingin pergi, yang lain mencoba masuk. Orang-orang mulai saling mendorong; beberapa jatuh, dan yang lain menginjak-injak mereka. Akibatnya, beberapa orang meninggal dunia karena sesak napas,” ungkap Ménard dikutip NewYorkTimes.
Hingga saat ini, setidaknya 13 jenazah masih berada di area benteng, sementara 17 korban lainnya telah dievakuasi ke rumah sakit di kota terdekat.
Pemerintah Haiti kini tengah memulai penyelidikan intensif untuk menentukan keadaan pasti di balik insiden tersebut agar publik mengetahui secara transparan apa yang sebenarnya terjadi.
Sebagai langkah pencegahan, seluruh kegiatan kunjungan ke Citadelle Laferrière ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut demi keamanan dan kelancaran proses investigasi.
Lokasi ini sendiri merupakan ikon nasional yang wajahnya diabadikan dalam mata uang dan prangko Haiti, serta dikenal sebagai salah satu destinasi wisata paling stabil di tengah gejolak keamanan yang melanda wilayah lain di negara tersebut.
