Pernyataan Trump Dongkrak Optimisme Wall Street, Dow Terbang di Atas 600 Poin
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham AS menguat pada Senin waktu AS atau Selasa (24/3/2026) WIB. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 631 poin atau 1,38% ke 46.208,47. Indeks S&P 500 naik 1,15% ke 6.581,00, sedangkan Nasdaq Composite menguat 1,38% ke 21.946,76.
Baca Juga
Wall Street Ambruk Terseret Eskalasi Konflik Timur Tengah, Dow Anjlok Lebih 400 Poin
Wall Street mencatat reli tajam setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan adanya kemajuan signifikan dalam pembicaraan dengan Iran, memicu harapan berakhirnya konflik yang selama ini mengguncang pasar global.
Sebelum pernyataan Trump, pasar saham berada di bawah tekanan akibat lonjakan harga minyak dan ketidakpastian durasi konflik Iran. Namun, setelah pengumuman tersebut, kontrak berjangka Dow bahkan sempat melonjak lebih dari 1.000 poin.
Pada puncak perdagangan, ketiga indeks utama sempat menguat lebih dari 2%.
Pemicu utama optimisme ini, seperti dilansir CNBC, adalah keputusan Trump untuk menghentikan sementara serangan terhadap fasilitas energi Iran selama lima hari, sembari melanjutkan negosiasi.
Baca Juga
Trump menyatakan bahwa kedua negara telah melakukan pembicaraan yang “mendalam, konstruktif, dan produktif”, serta membuka peluang tercapainya kesepakatan damai. Meskipun, klaim itu dibantah pihak Iran.
Ia juga menambahkan bahwa AS dan Iran berencana melanjutkan komunikasi, bahkan kemungkinan melalui sambungan telepon dalam waktu dekat.
Seiring meredanya ketegangan, harga minyak justru anjlok tajam. West Texas Intermediate (WTI) turun 10,28% ke US$88,13 per barel, sementara Brent merosot 10,92% ke US$99,94.
Penurunan harga energi ini menjadi katalis utama bagi penguatan saham, karena meredakan kekhawatiran inflasi dan risiko resesi global yang sebelumnya membayangi pasar.
Reli ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap arah geopolitik—di mana satu sinyal diplomasi dapat langsung membalikkan sentimen dari ketakutan menjadi optimisme.

