Optimisme Dongkrak Wall Street: Dow Melesat Hampir 800 Poin, S&P 500 Cetak Rekor Baru di Atas 7.200
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Pasar saham Amerika Serikat ditutup menguat tajam pada Kamis waktu AS atau Jumat (1/5/2026) WIB. Indeks utama mencetak rekor baru di tengah optimisme investor terhadap kinerja korporasi dan harapan deeskalasi konflik antara AS dan Iran.
Indeks acuan S&P 500 melonjak 1,02% ke level 7.209,01, sekaligus menjadi penutupan pertama di atas ambang psikologis 7.200. Indeks teknologi Nasdaq Composite naik 0,89% ke 24.892,31, juga mencetak rekor intraday dan penutupan tertinggi sepanjang masa.
Sementara itu, Dow Jones Industrial Average melesat 790,33 poin atau 1,62% ke posisi 49.652,14.
Baca Juga
Wall Street Melemah Terbebani Sentimen Energi dan The Fed, Dow Anjlok Lebih 250 Poin
Kenaikan pasar didorong oleh lonjakan saham perusahaan alat berat Caterpillar yang naik hampir 10% setelah melaporkan kinerja kuartalan yang melampaui ekspektasi dan menaikkan proyeksi pendapatan tahunan. Sebagai indikator ekonomi global, kinerja Caterpillar memberikan sinyal positif bagi prospek ekonomi.
Di sektor teknologi, saham Alphabet juga melonjak 10% setelah pendapatan kuartal pertama melampaui perkiraan pasar. Perusahaan bahkan menaikkan panduan belanja modal (capex) hingga mencapai $190 miliar untuk 2026, mencerminkan agresivitas investasi di sektor kecerdasan buatan (AI).
Namun, tidak semua saham teknologi bergerak positif. Saham Meta Platforms anjlok 8,6% akibat kekhawatiran terhadap lonjakan belanja modal dan pertumbuhan pengguna yang mengecewakan. Sementara Microsoft turun 3,9% setelah memperingatkan bahwa pengeluaran akan meningkat hingga $190 miliar, terutama karena biaya memori yang tinggi.
Chief Investment Officer Facet, Tom Graff, menilai bahwa laporan kinerja kelompok “Magnificent Seven” belum memberikan kejelasan arah.
“Pertanyaan besarnya adalah apakah investasi besar di AI ini akan menghasilkan margin seperti software, atau tidak, sehingga valuasi saat ini perlu ditinjau ulang,” ujarnya kepada CNBC.
Meski demikian, sektor teknologi tetap menjadi motor penggerak utama pasar sepanjang April.
Secara bulanan, S&P 500 melonjak 10,4%, mencatat kinerja terbaik sejak November 2020. Nasdaq Composite bahkan melesat 15,3%, terbaik sejak April 2020, sementara Dow Jones Industrial Average menguat 7,1%, tertinggi sejak November 2024.
Baca Juga
Wall Street Kembali Cetak Rekor Baru Meski Ketegangan AS-Iran Masih Membayangi
Reli ini terjadi meskipun data ekonomi menunjukkan pertumbuhan yang lebih lemah dari perkiraan. Produk domestik bruto (PDB) AS hanya tumbuh 2% pada kuartal pertama, di bawah estimasi 2,2%.
Namun bagi investor, kombinasi kinerja korporasi yang solid dan ekspektasi pertumbuhan jangka panjang—khususnya dari sektor AI—cukup untuk menjaga momentum pasar tetap kuat.

