Kemenlu RI Akan Terus Evakuasi WNI di Iran, Pembukaan Selat Hormuz
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Plt Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Heni Hamidah mengatakan evakuasi terhadap WNI terus berlangsung. Setelah pulangnya, 32 WNI pada gelombang pertama pada 10 dan 11 Maret 2026, pemerintah menggelar evakuasi lanjutan.
“Untuk evakuasi tahap kedua tengah berproses. Ini diikuti oleh 34 WNI,” kata Heni, saat konferensi pers, di kantor Kemenlu, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Heni mengatakan WNI yang pulang pada tahap kedua tersebut akan mulai tiba pada hari ini dan besok. Hari ini, akan tiba 20 WNI dan besok, Sabtu (14/3/2026) akan tiba 14 WNI.
Mengenai evakuasi lanjutannya, pemerintah Indonesia melalui KBRI Teheran akan melanjutkan penilaian terhadap situasi WNI yang berada di Iran. Heni mengatakan karena evakuasi secara bertahap, maka keperluan terhadap evakuasi disesuaikan dengan kondisi terakhir di lapangan.
“Melihat kesiapan dan kesediaan para WNI yang masih ada di sana. KBRI [Teheran] akan terus berkomunikasi secara intensif dengan pada WNI yang masih berada di Iran untuk mendapatkan masukan tentang situasi mereka di lokasi masing-masing,” kata dia.
Baca Juga
Iran Blokade Hormuz, Pipa Minyak Teluk Ini Jadi ‘Katup Darurat’ Pasar Energi Global
Pembukaan Selat Hormuz
Juru Bicara Kemenlu Yvonne Mewengkang mengatakan KBRI Teheran melakukan komunikasi dengan otoritas setempat. Pendekatan diplomatik dilakukan secara intensif.
“Guna memastikan kapal kita dapat melewati Selat Hormuz dengan aman,” kata Yvonne.
Yvonne mengatakan keselamatan para WNI yang menjadi kru kapal juga menjadi perhatian Kemlu.
“Kita akan terus push pendekatan diplomatik yang insentif terkait isu spesifik ini karena ini merupakan isu krusial,” kata dia.

