Kemenlu Tangguhkan Paparan tentang Board of Peace, Ada Apa?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menangguhkan pembicaraan seputar Board of Peace (BOP). Langkah ini diambil karena pemerintah ingin fokus dalam mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) di kawasan jazirah Arab.
“Dapat disampaikan kembali tidak ada meeting atau pembahasan khusus terkait Board of Peace dalam sepekan terakhir ini. Pak Menlu (Sugiono sampaikan) semua pembahasan terkait BOP saat ini on hold,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Yvonne Mewengkang saat konferensi pers, di kantornya, Jumat (6/3/2026).
Yvonne mengatakan fokus pemerintah Indonesia saat ini yaitu mengupayakan deeskalasi dan dialog untuk memperkuat semua anggota di tengah kekacauan yang terjadi di Iran. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas regional.
“Indonesia melihat masalah ini (BOP) bukan dari satu perspektif, kita harus mengecam tindakan anggota ini atau yang lain. Prioritas kami saat ini adalah pembatasan semua anggota dan mempromosikan diplomasi,” kata dia.
Baca Juga
PKS Nilai Pemerintah Perlu Evaluasi Keanggotaan RI di Board of Peace
Indonesia akan terus mengikuti situasi yang terjadi di Iran dan kawasan. Dia menekakan segala keputasan pemerintah Indonesia untuk bergabung dalam berbagai forum internasional didasari pada prinsip politik luar negeri, bebas aktif.
“Dan yang paling penting adalah kepentingan nasional Indonesia,” jelas dia.
Yvonne menjelaskan setiap kebijakan luar negeri Indonesia, Kemu akan mempertimbangkan prinsip dan konstitusi, serta kepentingan nasional. Sehingga langkah tersebut dapat berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas.
“Partisipasi kita di BOP tetap konsisten untuk mendukung stabilisasi dan rekonstruksi di Palestina. Setiap keputusan mengenai partisipasi Indonesia akan dibuat melalui pertimbangan komprehensif dari semua faktor,” kata dia.

