Tak Cuma Negara, Organisasi Sepak Bola Dunia FIFA pun Bermitra dengan Board of Peace
Poin Penting
|
WASHINGTON DC, Investortrust.id – Sejumlah negara termasuk Indonesia menyatakan bergabung ke dalam organisasi perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, demi mendorong terciptanya perdamaian di Gaza, Palestina. Tak cuma negara, organisasi sepak bola dunia FIFA (Fédération Internationale de Football Association)pun menyatakan kemitraannya dengan Board of Peace.
Disampaikan Ketua FIFA Gianni Infantino dalam pertemuan anggota Dewan Perdamaian di Washington, Kamis (20/2/2026), FIFA menyatakan kemitraannya dengan Board of Peace.
Pengumuman oleh Gianni Infantino disampaikan lewat video yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan, yang menampilkan stadion sepak bola bangkit dari reruntuhan Gaza.
“(Sepak bola) Ini adalah bahasa universal dunia yang dipahami oleh enam miliar orang, enam miliar penggemar yang merasakan hal yang sama,” kata Gianni. “Presiden (Donald Trump), akan mempersatukan dunia, di sini, musim panas ini, selama Piala Dunia,” ujar Gianni.
Baca Juga
Puji Prabowo, Trump Apresiasi Kesiapan RI Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza
Sekadar informasi, di musim panas tahun ini Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026.
Dalam video Gianni Infantino juga menampilkan apa yang tampaknya menjadi visinya untuk Gaza, dengan anak-anak bermain sepak bola di lapangan hijau cerah, disaksikan kerumunan multiras yang bersorak untuk, sementara orang-orang berjalan sambil berbincang di dekat bangunan yang baru muncul tersebut.
FIFA, kata Gianni, akan menjadikan sepak bola sebagai jembatan menuju perdamaian, martabat, dan harapan.
Video itu juga menmaparkan bahwa FIFA dan Dewan Perdamaian akan membangun lapangan, arena, akademi, dan stadion, termasuk stadion nasional senilai US$ 50 juta dengan kapasitas 25.000 penonton. Penciptaan liga dan pembangunan lapangan juga akan mendorong pengembangan komunitas dan penciptaan lapangan kerja
“Kita harus melakukan sesuatu. Semua orang harus mendukung perdamaian,” kata Gianni, dikutip The National.

