Reli di Bursa Jepang Berlanjut, Nikkei 225 Tembus 58.000 Pertama Kali
Poin Penting
|
TOKYO, investortrust.id - Indeks Nikkei 225 Jepang pada Kamis (12/2/2026) menembus level 58.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Reli pascapemilu berlanjut ke level tertinggi baru, didorong oleh kepercayaan terhadap politik domestik dan agenda ekonomi pemerintahan yang berkuasa. Indeks Topix naik 0,45%.
Baca Juga
Bursa Asia Menguat, Reli “Takaichi Trade” Dorong Nikkei 225 ke Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
Pasar Asia lainnya juga mengabaikan data payroll AS yang kuat, yang telah meredam ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve dan menekan saham-saham AS.
Dikutip dari CNBC, indeks Kospi Korea Selatan melonjak 1,12%, sementara Kosdaq yang berkapitalisasi kecil naik 0,22%.
Indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 0,42% pada awal perdagangan.
Kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di 27.206, lebih rendah dibandingkan penutupan terakhir HSI di 27.266,38.
Di AS, Dow Jones Industrial Average mengakhiri reli tiga hari setelah laporan pekerjaan Januari yang lebih baik dari perkiraan.
Baca Juga
Wall Street Melemah di Tengah Laporan Tenaga Kerja AS yang Solid, Saham Software Bebani Pasar
Indeks blue-chip tersebut turun 66,74 poin atau 0,13% dan ditutup di 50.121,40. S&P 500 hampir tidak berubah di 6.941,47. Nasdaq Composite melemah 0,16% ke 23.066,47.
Laporan nonfarm payrolls Januari dari Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan pertumbuhan 130.000 pekerjaan pada Januari. Ekonom yang disurvei Dow Jones memperkirakan kenaikan 55.000. Pertumbuhan pekerjaan Desember direvisi turun menjadi 48.000.
Pasar tenaga kerja yang kuat telah mengurangi peluang pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve.
Laporan pekerjaan ini menyusul data konsumen yang lebih lemah dari perkiraan yang dirilis Selasa. Laporan tersebut menunjukkan belanja konsumen pada Desember stagnan, meleset dari ekspektasi kenaikan 0,4% bulanan.

