Saham Pertahanan Eropa Melemah di Tengah Pembicaraan Damai Ukraina
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id - Saham-saham Eropa ditutup bervariasi pada Senin (29/12/2025), dengan saham sektor pertahanan kembali melemah di tengah kemungkinan tercapainya kesepakatan damai di Ukraina.
Baca Juga
Usai Bertemu Zelenskyy, Trump Sebut Perdamaian Rusia-Ukraina ‘Kian Dekat’
Indeks pan-Eropa Stoxx 600 nyaris tidak berubah saat penutupan, setelah sempat mencetak rekor tertinggi intraday di 589,61 poin pada awal sesi, namun mengakhiri perdagangan di level 589,35 poin atau naik 0,11%.
Indeks FTSE Inggris ditutup turun 0,04%. Indeks CAC 40 Prancis dan DAX Jerman masing-masing naik 0,10%, sementara indeks FTSE MIB Italia turun 0,38%.
Saham-saham pertahanan Eropa melemah menyusul pembicaraan damai akhir pekan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Saham-saham tersebut turun pada pagi hingga awal siang hari sebelum memangkas sebagian kerugian di sesi selanjutnya. Saham Leonardo turun 1,96% dan Rheinmetall merosot sekitar 1%, sementara Renk, Kongsberg, dan Saab juga ditutup melemah. Indeks Stoxx Europe aerospace and defense turun 1,53%.
Meski pembicaraan damai berpotensi menjadi hambatan bagi saham pertahanan, analis Sydbank Jacob Pedersen memperkirakan akan segera terlihat bahwa investasi yang dibutuhkan di sektor pertahanan Eropa tetap berlanjut dan bahkan meningkat pesat dalam beberapa tahun ke depan.
“Jelas ada potensi positif bagi saham-saham Eropa jika tercapai suatu bentuk perdamaian,” ujar Pedersen dalam program Squawk Box Europe CNBC pada Senin.
Perak sempat menembus level US$80 per ons untuk pertama kalinya pada awal perdagangan Senin sebelum kembali turun. Logam mulia itu terakhir diperdagangkan di US$71,55 per ons. Emas turun 1,6% ke US$4.355 per ons, sementara tembaga anjlok 4,2% ke US$5,59 per ons.
Volume perdagangan diperkirakan lebih tipis pekan ini, seiring masih berlangsungnya libur Natal dan penutupan pasar regional pada Kamis untuk libur Tahun Baru.
Harga Minyak Menguat
Harga minyak naik seiring investor menimbang prospek kesepakatan untuk mengakhiri perang di Ukraina, meskipun peluang tercapainya kesepakatan sebelum akhir tahun kian menipis. Hal ini terjadi setelah Trump dan Zelenskyy mengatakan pada Minggu bahwa kemajuan telah dicapai dalam pembicaraan, namun masih ada “satu atau dua isu yang sangat pelik.”
Minyak mentah AS naik 2,3% ke US$58,04 per barel, sementara patokan global Brent menguat 2% ke US$61,89 per barel. Kedua acuan tersebut sebelumnya turun sekitar 2% pada Jumat.
Ukraina dan Rusia masih memiliki perbedaan tajam terkait konsesi wilayah yang dituntut Rusia serta jaminan keamanan yang diinginkan Ukraina.
Baca Juga
Drone dan Rudal Rusia Hujani Ukraina Jelang Pertemuan Trump–Zelenskyy
Berbicara kepada wartawan setelah pembicaraan di Florida pada Minggu, Zelenskyy mengatakan kedua pihak telah mencapai kesepakatan atas sekitar “90%” dari rencana perdamaian 20 poin dan sepenuhnya sepakat mengenai jaminan keamanan bagi Ukraina. Trump sedikit lebih berhati-hati, dengan mengatakan kesepakatan tersebut “hampir 95%” selesai.

