PDB Australia Q3-2025 Tumbuh 2,1% YoY, Meleset dari Perkiraan
Poin Penting
• PDB Australia kuartal III tumbuh 2,1% yoy—tercepat dalam dua tahun—namun sedikit meleset dari proyeksi 2,2%.
• Kontribusi terbesar berasal dari permintaan domestik, dengan lonjakan investasi swasta ke peralatan, mesin, dan pusat data besar.
• Konsumsi rumah tangga meningkat, tetapi perdagangan luar negeri menjadi hambatan karena impor tumbuh lebih cepat daripada ekspor.
• RBA mempertahankan suku bunga di 3,6% dan memperingatkan bahwa ekonomi mungkin telah mencapai batas pertumbuhan potensial.
SYDNEY, investortrust.id - Pertumbuhan ekonomi Australia pada kuartal III meleset tipis dari perkiraan analis, namun tetap mencatat ekspansi tercepat dalam sekitar dua tahun berkat kuatnya investasi dan permintaan konsumen.
Baca Juga
Di Atas Ekspektasi, Ekonomi Australia Q2-2025 Tumbuh 1,8% YoY
Data Biro Statistik Australia menunjukkan PDB tumbuh 2,1% yoy, sejalan dengan laju tertinggi sejak kuartal III 2023, meski lebih rendah dari ekspektasi 2,2%.
Dilansir CNBC, PDB Australia secara kuartalan naik 0,4%, tertinggal dari perkiraan 0,7%. Permintaan domestik menyumbang 1,1 poin persentase terhadap pertumbuhan. Investasi swasta meningkat pada laju tercepat sejak Maret 2021, terutama untuk mesin, peralatan, dan pusat data besar di New South Wales dan Victoria. Konsumsi rumah tangga juga naik, dipimpin oleh belanja asuransi, listrik, gas, sewa, layanan kesehatan, dan makanan.
Namun, perdagangan luar negeri menjadi beban dengan kontribusi negatif 0,1 poin persentase karena pertumbuhan impor melampaui ekspor. Data pertumbuhan ini dirilis setelah Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Michele Bullock memperingatkan bahwa ekonomi kemungkinan telah mencapai batas pertumbuhan potensial.
Pada pertemuan kebijakan bulan lalu, RBA mempertahankan suku bunga di 3,6% dan menyatakan kehati-hatian untuk melanjutkan pelonggaran mengingat ekonomi yang masih kuat, pasar tenaga kerja yang ketat, dan tekanan inflasi yang membandel.
Bullock menyampaikan bahwa siklus pemangkasan suku bunga mungkin mendekati akhir, dengan proyeksi inflasi tetap berada di atas target 2–3% hingga paruh kedua tahun depan.
RBA akan kembali bersidang minggu depan dan pasar secara luas memperkirakan suku bunga tetap dipertahankan. Inflasi Australia meningkat menjadi 3,8% yoy pada Oktober, laju tercepat dalam tujuh bulan. Pada kuartal II, ekonomi tumbuh 1,8% yoy, didorong oleh belanja domestik termasuk konsumsi rumah tangga dan pemerintah.

